Asap Kathutla Ancam Kesehatan Warga

JAYAPURA-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah daerah di tanah Papua mulai menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. Di Kabupaten Biak, kepulan asap akibat karhutla bahkan sempat mengganggu aktivitas sekolah dan membuat warga dianjurkan menggunakan masker.

  Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua, B. Wisnu Raditya mengatakan, karhutla tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesehatan, aktivitas sosial hingga perekonomian masyarakat.

  “Dampaknya sangat krusial karena mengganggu kehidupan masyarakat,” kata Wisnu, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (27/8).

  Ia menjelaskan, dampak yang paling cepat dirasakan adalah gangguan kesehatan. Paparan asap kebakaran dapat memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), sesak napas serta berbagai gangguan pernapasan lainnya.

Baca Juga :  Terima  SK, 540 Tenaga Guru dan Kesehatan akan Ditempatkan di 139 Kampung

  Selain kesehatan, Karhutla juga mengakibatkan kerusakan lingkungan. Kebakaran hutan dapat merusak ekosistem dan mengancam keanekaragaman hayati Papua yang dikenal memiliki kekayaan flora dan fauna yang sangat beragam.

  “Di Papua ini keanekaragaman hayati kita cukup beragam sekali. Jadi kami harap jangan ada lagi pembakaran hutan demi pembukaan lahan,” tegasnya.

JAYAPURA-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah daerah di tanah Papua mulai menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. Di Kabupaten Biak, kepulan asap akibat karhutla bahkan sempat mengganggu aktivitas sekolah dan membuat warga dianjurkan menggunakan masker.

  Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua, B. Wisnu Raditya mengatakan, karhutla tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesehatan, aktivitas sosial hingga perekonomian masyarakat.

  “Dampaknya sangat krusial karena mengganggu kehidupan masyarakat,” kata Wisnu, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (27/8).

  Ia menjelaskan, dampak yang paling cepat dirasakan adalah gangguan kesehatan. Paparan asap kebakaran dapat memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), sesak napas serta berbagai gangguan pernapasan lainnya.

Baca Juga :  Disinyalir Anak Pihak yang Jadikan Anak Sekolah Pemakai Narkoba

  Selain kesehatan, Karhutla juga mengakibatkan kerusakan lingkungan. Kebakaran hutan dapat merusak ekosistem dan mengancam keanekaragaman hayati Papua yang dikenal memiliki kekayaan flora dan fauna yang sangat beragam.

  “Di Papua ini keanekaragaman hayati kita cukup beragam sekali. Jadi kami harap jangan ada lagi pembakaran hutan demi pembukaan lahan,” tegasnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya