JAYAPURA–Warga Distrik Heram, Kota Jayapura, mengusulkan peningkatan fasilitas layanan kesehatan masyarakat melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) serta penguatan sistem keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Hal ini terungkap dalam penyerapan aspirasi masyarakat (reses) Wakil Ketua V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Papua, H. Jayakusuma pada daerah pemilihan (Dapil) I di Distrik Heram, Kamis (27/8)
Jayakusuma menyampaikan sektor pelayanan kesehatan menjadi salah satu isu paling mendesak yang disampaikan oleh konstituen di tingkat Rukun Warga (RW). “Sebenarnya yang paling mendesak disampaikan warga adalah masalah kondisi kesehatan, utamanya Posyandu. Hampir semua RW mengusulkan perhatian khusus untuk penanganan Posyandu di wilayah mereka,” ujar Jayakusuma.
Selain perbaikan fasilitas Posyandu, warga juga menyoroti masalah insentif atau honorarium para kader Posyandu yang dinilai masih minim. Politisi Golkar Papua menilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah agar kegiatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat akar rumput dapat berjalan optimal.
Selain isu kesehatan, peningkatan pelayanan keamanan menjadi perhatian utama masyarakat Distrik Heram. Dalam pertemuan reses tersebut, jajaran Polsek Heram yang diwakili jajaran Kanit Intel menyampaikan komitmen dalam menjaga kondusivitas wilayah, meski dihadapkan pada sejumlah kendala operasional. “Salah satu kendala yang dihadapi kepolisian setempat yakni penanganan kasus kecelakaan lalu lintas yang saat ini masih harus dialihkan ke tingkat Polresta Jayapura Kota,” ucap dia
JAYAPURA–Warga Distrik Heram, Kota Jayapura, mengusulkan peningkatan fasilitas layanan kesehatan masyarakat melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) serta penguatan sistem keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Hal ini terungkap dalam penyerapan aspirasi masyarakat (reses) Wakil Ketua V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Papua, H. Jayakusuma pada daerah pemilihan (Dapil) I di Distrik Heram, Kamis (27/8)
Jayakusuma menyampaikan sektor pelayanan kesehatan menjadi salah satu isu paling mendesak yang disampaikan oleh konstituen di tingkat Rukun Warga (RW). “Sebenarnya yang paling mendesak disampaikan warga adalah masalah kondisi kesehatan, utamanya Posyandu. Hampir semua RW mengusulkan perhatian khusus untuk penanganan Posyandu di wilayah mereka,” ujar Jayakusuma.
Selain perbaikan fasilitas Posyandu, warga juga menyoroti masalah insentif atau honorarium para kader Posyandu yang dinilai masih minim. Politisi Golkar Papua menilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah agar kegiatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat akar rumput dapat berjalan optimal.
Selain isu kesehatan, peningkatan pelayanan keamanan menjadi perhatian utama masyarakat Distrik Heram. Dalam pertemuan reses tersebut, jajaran Polsek Heram yang diwakili jajaran Kanit Intel menyampaikan komitmen dalam menjaga kondusivitas wilayah, meski dihadapkan pada sejumlah kendala operasional. “Salah satu kendala yang dihadapi kepolisian setempat yakni penanganan kasus kecelakaan lalu lintas yang saat ini masih harus dialihkan ke tingkat Polresta Jayapura Kota,” ucap dia