15 Ribu Hektare Sawah di Keerom Siap Cetak

“Pemerintah daerah saat ini sedang menyelesaikan prosedur administratif terkait “tali asih” atau kompensasi adat antar marga sebagai bentuk penghormatan terhadap tanah komunal,” ujar Bupati Gusbager. Bupati dua periode itu mengatakan jika program cetak sawah ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat lokal. Ia menyebutkan proyek ini adalah solusi untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan rumah tangga serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain pemenuhan kebutuhan konsumsi lokal agar Papua tidak lagi mendatangkan beras dari luar daerah, proyek ini memiliki target pasar internasional ke depannya. “Beras dari Keerom direncanakan untuk kita diekspor juga ke Papua Nugini. Lokasi lahan kita hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari perbatasan negara, sehingga secara logistik sangat memungkinkan untuk mendukung kebutuhan pangan saudara-saudara kita di sana,” pungkasnya. (eri/ade).

Baca Juga :  Ratusan Warga Serbu Vaksin Covid-19

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

“Pemerintah daerah saat ini sedang menyelesaikan prosedur administratif terkait “tali asih” atau kompensasi adat antar marga sebagai bentuk penghormatan terhadap tanah komunal,” ujar Bupati Gusbager. Bupati dua periode itu mengatakan jika program cetak sawah ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat lokal. Ia menyebutkan proyek ini adalah solusi untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan rumah tangga serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain pemenuhan kebutuhan konsumsi lokal agar Papua tidak lagi mendatangkan beras dari luar daerah, proyek ini memiliki target pasar internasional ke depannya. “Beras dari Keerom direncanakan untuk kita diekspor juga ke Papua Nugini. Lokasi lahan kita hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari perbatasan negara, sehingga secara logistik sangat memungkinkan untuk mendukung kebutuhan pangan saudara-saudara kita di sana,” pungkasnya. (eri/ade).

Baca Juga :  Sekda Yalimo Tinjau Langsung Pelaksanaan Diklat Prajabatan CASN

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya