UM Papua Luluskan 112 Sarjana dan Magister Ilmu Komunikasi

JAYAPURA – Universitas Muhammadiyah Papua (UM Papua) menggelar Rapat Senat Terbuka Wisuda Angkatan XXI yang berlangsung di Hotel Horison Abepura, Selasa (21/4). Pada kesempatan tersebut, UM Papua resmi meluluskan sebanyak 112 mahasiswa. Jumlah lulusan terdiri dari 90 mahasiswa Program Sarjana (S1) dan 22 mahasiswa Program Magister Ilmu Komunikasi (S2) yang disebut sebagai satu-satunya program Magister Ilmu Komunikasi di Tanah Papua.

Dari 90 lulusan program sarjana, masing-masing berasal dari Program Studi Ilmu Komunikasi sebanyak 52 orang, Ilmu Komputer 9 orang, Hukum 12 orang, Psikologi 9 orang, Ilmu Lingkungan 3 orang, dan Kewirausahaan 5 orang. Gubernur Papua yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua, M.B. Setiyo Wahyudi, S.E., M.M., mengungkapkan bahwa kehadiran UM Papua memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda Papua yang siap bersaing dan membangun daerahnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Diminta Segera Intervensi Krisis Blok Wabu

“Wisuda bukan akhir perjalanan, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Teruslah belajar, beradaptasi, dan tingkatkan kompetensi untuk menghadapi tantangan zaman,” pesannya kepada para lulusan.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV, Dr. Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil., turut memberikan apresiasi kepada UM Papua.

“Atas nama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada para lulusan Universitas Muhammadiyah Papua. Ijazah yang diterbitkan UM Papua telah diakui secara resmi untuk melanjutkan studi maupun bekerja di dalam dan luar negeri,” ungkapnya.

Ia juga menilai pelaksanaan wisuda menunjukkan bahwa UM Papua merupakan perguruan tinggi yang sehat dan berkualitas. Ia juga menyoroti capaian UM Papua yang berhasil meluluskan program Magister Ilmu Komunikasi. “Hari ini menjadi sejarah baru. Untuk pertama kalinya di Tanah Papua, Universitas Muhammadiyah Papua meluluskan Magister Ilmu Komunikasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Perkembangan Sinode GKI di Tanah Papua Tidak Terlepas Dukungan BRI

Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang diwakili Prof. Erwin Akib, M.Pd., Ph.D., juga menyampaikan bahwa jaringan perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah telah tersebar luas hingga ke berbagai wilayah Indonesia dan luar negeri. Ia juga berharap pemerintah daerah terus mendukung pengembangan UM Papua agar semakin maju dan berkontribusi bagi masyarakat.

JAYAPURA – Universitas Muhammadiyah Papua (UM Papua) menggelar Rapat Senat Terbuka Wisuda Angkatan XXI yang berlangsung di Hotel Horison Abepura, Selasa (21/4). Pada kesempatan tersebut, UM Papua resmi meluluskan sebanyak 112 mahasiswa. Jumlah lulusan terdiri dari 90 mahasiswa Program Sarjana (S1) dan 22 mahasiswa Program Magister Ilmu Komunikasi (S2) yang disebut sebagai satu-satunya program Magister Ilmu Komunikasi di Tanah Papua.

Dari 90 lulusan program sarjana, masing-masing berasal dari Program Studi Ilmu Komunikasi sebanyak 52 orang, Ilmu Komputer 9 orang, Hukum 12 orang, Psikologi 9 orang, Ilmu Lingkungan 3 orang, dan Kewirausahaan 5 orang. Gubernur Papua yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua, M.B. Setiyo Wahyudi, S.E., M.M., mengungkapkan bahwa kehadiran UM Papua memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda Papua yang siap bersaing dan membangun daerahnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Tolikara Gandeng Surya Institute

“Wisuda bukan akhir perjalanan, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Teruslah belajar, beradaptasi, dan tingkatkan kompetensi untuk menghadapi tantangan zaman,” pesannya kepada para lulusan.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV, Dr. Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil., turut memberikan apresiasi kepada UM Papua.

“Atas nama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada para lulusan Universitas Muhammadiyah Papua. Ijazah yang diterbitkan UM Papua telah diakui secara resmi untuk melanjutkan studi maupun bekerja di dalam dan luar negeri,” ungkapnya.

Ia juga menilai pelaksanaan wisuda menunjukkan bahwa UM Papua merupakan perguruan tinggi yang sehat dan berkualitas. Ia juga menyoroti capaian UM Papua yang berhasil meluluskan program Magister Ilmu Komunikasi. “Hari ini menjadi sejarah baru. Untuk pertama kalinya di Tanah Papua, Universitas Muhammadiyah Papua meluluskan Magister Ilmu Komunikasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Berangkat ke Sekolah dengan Perut Lapar Juga Dilema

Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang diwakili Prof. Erwin Akib, M.Pd., Ph.D., juga menyampaikan bahwa jaringan perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah telah tersebar luas hingga ke berbagai wilayah Indonesia dan luar negeri. Ia juga berharap pemerintah daerah terus mendukung pengembangan UM Papua agar semakin maju dan berkontribusi bagi masyarakat.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya