Buka Prajabatan 522 Calon ASN, Bupati Lanny Jaya Minta Melayani dengan Hati


Kedua, Bupati mengingat seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait diimbau untuk menciptakan kondusivitas lingkungan demi kenyamanan para tamu dan pengajar dari BPSDM Provinsi Papua selama bertugas di Lanny Jaya. ​Terakhir, Bupati menegaskan bahwa status CPNS merupakan tahap uji coba (probation). Peserta diharapkan membuktikan kelayakannya melalui pengabdian tulus.

​”Menjadi PNS adalah impian banyak warga Lanny Jaya, tetapi kalianlah yang mendapatkan kesempatan ini. Oleh karena itu, bagi yang sudah ditempatkan di dinas-dinas maupun distrik-distrik, belajarlah bekerja dan melayani masyarakat Lanny Jaya dengan hati,” tegas Aletinus.

​Pada kesempatan yang sama, Kepala BPSDM Provinsi Papua, Emanuel Korey, memaparkan rincian teknis serta dinamika administrasi di balik penyelenggaraan diklat serentak ini. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan hari ini merupakan puncak dari tahapan panjang yang telah dimulai sejak proses verifikasi dan pemberkasan administrasi.

Baca Juga :  Bupati Jayapura Tinjau Bendungan dan Sumber Air Bersih di Distrik Nimbokrang

​Emanuel menjelaskan detail mengenai proporsi peserta yang terbagi dalam beberapa program utama yakni: Alokasi formasi awal tercatat sebanyak 573 orang (gabungan jalur THK-2 dan Formasi 2024). Sebutnya sebanyak 522 peserta resmi melangkah ke tahap diklat, yang terdiri atas 260 peserta Latsar CPNS Formasi Umum. ​Sekitar 439 peserta jalur THK-2 (CPNS THK-2) dan ​Sekitar 60 peserta untuk agenda Orientasi P3K.

​Sementara itu, kepala Kepala BPSDM Provinsi Papua menyebutkan terdapat sisa 61 calon peserta dari jalur THK-2 yang saat ini masih melengkapi kekurangan dokumen administrasi. Keberadaan 61 calon peserta yang belum bisa bergabung pada gelombang ini, Emanuel menyampaikan koordinasi khusus kepada pihak pemerintah daerah demi kepastian status mereka di masa depan.

​”Kemarin saat pembagian atribut sempat ada komplain dari peserta yang berkasnya belum rampung. Namun, setelah kami berikan pemahaman, mereka dapat memahami situasi administrasi tersebut. Dalam kesempatan ini, kami memohon pertimbangan Bapak Bupati agar nantinya peserta yang tersisa ini, setelah Nomor Induk Pegawai (NIP) mereka terbit, dapat diikutkan pada diklat atau prajabatan khusus secara daring (online) melalui lembaga khusus pada tahun depan,” terang Emanuel.

Baca Juga :  Bupati Willem Wandik Resmikan Operasional Listrik PLN 24 Jam

​Sesuai jadwal yang disepakati, seluruh rangkaian pelatihan ini dipusatkan mulai pertengahan September dan ditutup secara serentak pada 13 November. Kepala BPSDM menekankan kembali agar seluruh peserta terus menjaga kondisi fisik dan mematuhi tata tertib diklat agar seluruh alur program berjalan lancar tanpa hambatan. (jim/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q


Kedua, Bupati mengingat seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait diimbau untuk menciptakan kondusivitas lingkungan demi kenyamanan para tamu dan pengajar dari BPSDM Provinsi Papua selama bertugas di Lanny Jaya. ​Terakhir, Bupati menegaskan bahwa status CPNS merupakan tahap uji coba (probation). Peserta diharapkan membuktikan kelayakannya melalui pengabdian tulus.

​”Menjadi PNS adalah impian banyak warga Lanny Jaya, tetapi kalianlah yang mendapatkan kesempatan ini. Oleh karena itu, bagi yang sudah ditempatkan di dinas-dinas maupun distrik-distrik, belajarlah bekerja dan melayani masyarakat Lanny Jaya dengan hati,” tegas Aletinus.

​Pada kesempatan yang sama, Kepala BPSDM Provinsi Papua, Emanuel Korey, memaparkan rincian teknis serta dinamika administrasi di balik penyelenggaraan diklat serentak ini. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan hari ini merupakan puncak dari tahapan panjang yang telah dimulai sejak proses verifikasi dan pemberkasan administrasi.

Baca Juga :  Dinkes Papua Masih Membuka Layanan Vaksinasi untuk Warga

​Emanuel menjelaskan detail mengenai proporsi peserta yang terbagi dalam beberapa program utama yakni: Alokasi formasi awal tercatat sebanyak 573 orang (gabungan jalur THK-2 dan Formasi 2024). Sebutnya sebanyak 522 peserta resmi melangkah ke tahap diklat, yang terdiri atas 260 peserta Latsar CPNS Formasi Umum. ​Sekitar 439 peserta jalur THK-2 (CPNS THK-2) dan ​Sekitar 60 peserta untuk agenda Orientasi P3K.

​Sementara itu, kepala Kepala BPSDM Provinsi Papua menyebutkan terdapat sisa 61 calon peserta dari jalur THK-2 yang saat ini masih melengkapi kekurangan dokumen administrasi. Keberadaan 61 calon peserta yang belum bisa bergabung pada gelombang ini, Emanuel menyampaikan koordinasi khusus kepada pihak pemerintah daerah demi kepastian status mereka di masa depan.

​”Kemarin saat pembagian atribut sempat ada komplain dari peserta yang berkasnya belum rampung. Namun, setelah kami berikan pemahaman, mereka dapat memahami situasi administrasi tersebut. Dalam kesempatan ini, kami memohon pertimbangan Bapak Bupati agar nantinya peserta yang tersisa ini, setelah Nomor Induk Pegawai (NIP) mereka terbit, dapat diikutkan pada diklat atau prajabatan khusus secara daring (online) melalui lembaga khusus pada tahun depan,” terang Emanuel.

Baca Juga :  Pemkab Sarmi Naikkan Uang Lauk Pauk, Dorong Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai

​Sesuai jadwal yang disepakati, seluruh rangkaian pelatihan ini dipusatkan mulai pertengahan September dan ditutup secara serentak pada 13 November. Kepala BPSDM menekankan kembali agar seluruh peserta terus menjaga kondisi fisik dan mematuhi tata tertib diklat agar seluruh alur program berjalan lancar tanpa hambatan. (jim/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya