JAYAPURA–Dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80, Polda Papua menggelar Turnamen Tenis Kapolda Papua Cup 2026 pada 12–16 Juni 2026. Kejuaraan yang dipusatkan di Lapangan Tenis Cartenz Polda Papua dan Lapangan Tenis Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura itu dibuka oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin.
Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa turnamen tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Bhayangkara, tetapi juga merupakan upaya mendorong lahirnya atlet-atlet tenis berprestasi dari Papua yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Menurutnya, Papua selama ini dikenal sebagai daerah penghasil atlet sepak bola berbakat. Namun, untuk cabang olahraga tenis, hingga kini belum banyak atlet asal Papua yang mampu menembus level nasional.
“Kita memiliki banyak lapangan olahraga di Papua dan telah melahirkan pemain-pemain sepak bola yang tampil di tingkat nasional. Tetapi untuk tenis, hingga hari ini belum ada pemain yang benar-benar mampu menembus level nasional. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua, baik pengurus PELTI provinsi maupun kabupaten/kota. Mari kita bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan prestasi tenis di Papua,” ujar Kapolda, saat membuka kegiatan, di Mapolda, Jumat (12/6)
Sementara itu, Ketua Panitia, Kompol I Dewa Gde Ditya, menjelaskan bahwa turnamen tersebut diikuti peserta dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Papua. Total peserta yang ambil bagian mencapai 249 orang. Mereka akan bersaing dalam beberapa kategori, yakni beregu yang diikuti 12 tim untuk memperebutkan Piala Bergilir Kapolda Papua Cup, kategori prestasi putra sebanyak 42 peserta, prestasi putri 14 peserta, intermediate putra 56 peserta, serta intermediate putri 42 peserta.
JAYAPURA–Dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80, Polda Papua menggelar Turnamen Tenis Kapolda Papua Cup 2026 pada 12–16 Juni 2026. Kejuaraan yang dipusatkan di Lapangan Tenis Cartenz Polda Papua dan Lapangan Tenis Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura itu dibuka oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin.
Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa turnamen tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Bhayangkara, tetapi juga merupakan upaya mendorong lahirnya atlet-atlet tenis berprestasi dari Papua yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Menurutnya, Papua selama ini dikenal sebagai daerah penghasil atlet sepak bola berbakat. Namun, untuk cabang olahraga tenis, hingga kini belum banyak atlet asal Papua yang mampu menembus level nasional.
“Kita memiliki banyak lapangan olahraga di Papua dan telah melahirkan pemain-pemain sepak bola yang tampil di tingkat nasional. Tetapi untuk tenis, hingga hari ini belum ada pemain yang benar-benar mampu menembus level nasional. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua, baik pengurus PELTI provinsi maupun kabupaten/kota. Mari kita bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan prestasi tenis di Papua,” ujar Kapolda, saat membuka kegiatan, di Mapolda, Jumat (12/6)
Sementara itu, Ketua Panitia, Kompol I Dewa Gde Ditya, menjelaskan bahwa turnamen tersebut diikuti peserta dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Papua. Total peserta yang ambil bagian mencapai 249 orang. Mereka akan bersaing dalam beberapa kategori, yakni beregu yang diikuti 12 tim untuk memperebutkan Piala Bergilir Kapolda Papua Cup, kategori prestasi putra sebanyak 42 peserta, prestasi putri 14 peserta, intermediate putra 56 peserta, serta intermediate putri 42 peserta.