WAMENA- Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya melayangkan laporan kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bolakme lantaran beberapa ruangan di puskesmas Bolakme sengaja dibongkar oleh oknum -oknum yang tidak bertangungjawab mengakibatkan beberapa Alkes dan obat -obatan semuanya dikeluarkan dari tempatnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Rudy Aibesa, S.K.M menyatakan kasus pembongkaran dan pengerusakan puskesmas Bolame ini dilakukan oleh oknum yang tak bertanggungjawab, meskipun tidak ada barang yang hilang namun pembongkaran ini menimbulkan kerugian bagi Puskesmas tersebut.
“Ada beberapa ruangan yang dirusak seperti ruang tindakan, obat , loket, Gudang dan dan IGD. Hal ini membuat kami sangat kesal dengan kejadian seperti ini, oleh karena itu, masalah ini sudah kami laporkan kepada pihak berwajib untuk mulai dilakukan penyelidikan,”ungkapnya Kamis (11/6) di Wamena.
Rudi mengharapkan pemerintah dan kepolisian bisa mengambil tindakan kepada oknum -oknum yang dengan sengaja melakukan pengerusakan terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah Kabupaten Jayawijaya, dan juga menyampaikan kepada masyarakat untuk selalu menjaga fasilitas tersebut karena selama ini sudah membantu mereka mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Kami juga bingung dengan tindakan seperti ini, sebab Puskesmas Bolakme ini menjadi salah satu fasilitas untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, harusnya di jaga dan bukan dirusak seperti ini,” tegasnya.
Kekesalan dari Kadinkes Jayawijaya memuncak setelah melihat adanya obat program, artinya obat yang digunakan untuk jangka panjang terhadap pasien TB yang menjadi program rutin, itu di keluarkan semua dari pembungkusnya dan sengaja di buang kelantai, sehingga memang tidak bisa lagi digunakan oleh pasien.
WAMENA- Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya melayangkan laporan kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bolakme lantaran beberapa ruangan di puskesmas Bolakme sengaja dibongkar oleh oknum -oknum yang tidak bertangungjawab mengakibatkan beberapa Alkes dan obat -obatan semuanya dikeluarkan dari tempatnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Rudy Aibesa, S.K.M menyatakan kasus pembongkaran dan pengerusakan puskesmas Bolame ini dilakukan oleh oknum yang tak bertanggungjawab, meskipun tidak ada barang yang hilang namun pembongkaran ini menimbulkan kerugian bagi Puskesmas tersebut.
“Ada beberapa ruangan yang dirusak seperti ruang tindakan, obat , loket, Gudang dan dan IGD. Hal ini membuat kami sangat kesal dengan kejadian seperti ini, oleh karena itu, masalah ini sudah kami laporkan kepada pihak berwajib untuk mulai dilakukan penyelidikan,”ungkapnya Kamis (11/6) di Wamena.
Rudi mengharapkan pemerintah dan kepolisian bisa mengambil tindakan kepada oknum -oknum yang dengan sengaja melakukan pengerusakan terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah Kabupaten Jayawijaya, dan juga menyampaikan kepada masyarakat untuk selalu menjaga fasilitas tersebut karena selama ini sudah membantu mereka mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Kami juga bingung dengan tindakan seperti ini, sebab Puskesmas Bolakme ini menjadi salah satu fasilitas untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, harusnya di jaga dan bukan dirusak seperti ini,” tegasnya.
Kekesalan dari Kadinkes Jayawijaya memuncak setelah melihat adanya obat program, artinya obat yang digunakan untuk jangka panjang terhadap pasien TB yang menjadi program rutin, itu di keluarkan semua dari pembungkusnya dan sengaja di buang kelantai, sehingga memang tidak bisa lagi digunakan oleh pasien.