Sunday, February 8, 2026
31.4 C
Jayapura

Gelar Perpisahan, Persembahan Sang Kapten

Sayangnya, upaya tersebut mampu diredam dengan baik oleh barisan pertahanan para srikandi Asisi. Alih-alih terkejar, Asisi Sentani justru menambah pundi-pundi poin pada kuarter akhir. Hingga peluit panjang dibunyikan, Asisi memastikan kemenangan dengan skor akhir 57-45 dan kembali mengangkat trofi juara Honda DBL with Kopi Good Day Papua 2026.

1-DBL Papua1

Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi SMA Asisi Sentani sebagai salah satu kekuatan utama basket putri tingkat pelajar di Papua. Sekaligus membuktikan bahwa mental juara menjadi kunci keberhasilan mereka mempertahankan gelar. Pelatih basket putri SMA Asisi Sentani, Michael Mara, mengaku keberhasilan timnya tidak lepas dari kerja keras para pemain serta konsistensi latihan yang dijalani sepanjang musim.

“Puji Tuhan kita kembali menyebet gelar juara dan ini empat kali beruntun kita dapatkan,”ucapnya usai pertandingan. Ia mengaku para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik, terutama dalam menjaga fokus dan disiplin permainan hingga menit-menit akhir laga.

Baca Juga :  NPCI Papua Sudah Raih 8 Medali

Menurutnya, tekanan yang diberikan oleh SMA Teruna Bakti pada kuarter keempat sempat menyulitkan, namun mental juara yang dimiliki para pemain membuat mereka tetap tenang dan tidak kehilangan konsentrasi. “Anak-anak bermain dengan hati dan penuh tanggung jawab. Mereka tidak panik meski mendapat tekanan, dan itu menjadi kunci kemenangan kami,”ujarnya.

Michael juga mengapresiasi semangat juang serta kekompakan tim yang terus terjaga sejak awal kompetisi hingga partai final. Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus berkembang dan mempertahankan prestasi di masa mendatang. “Sejak awal target kita harus juara lagi dan hari ini anak-anak membuktikan itu, juara ini kami persembahkan buat Kapten Tim Elisabet yang mana ini menjadi tahun terakhirnya,”tutup Michael Mara.

Baca Juga :  APBD TA 2024 Kab. Jayapura Lebih dari Rp 1,5 Triliun

Sementara meski tim puterinya tumbang namun Teruna Bakti tetap patut menepuk dada. Pasalnya tim putera mereka berhasil mengalahkan tim unggulan lainnya SMA John 23 Merauke. Bahkan sekolah yang disingkat TB (Teruna Bakti) ini menang cukup besar dengan skor 62-41. TB yang tampil di depan ribuan pendukung mereka membuat Juan Tomosoa dan kawan-kawan sangat percaya diri sejak kuarter pertama hingga kuarter empat.

Sebaliknya, anak-anak Jhon Merauke juga tampil sangat baik. Sayang, mereka kerap melakukan turn over. Tekanan dari penonton juga membuat cowok SMA Jhon kurang efektif dalam melakukan tembakan. TB kini mengoleksi 4 gelar juara (2019, 2023, 2023 dan 2026) setelah 6 kali tampil di partai final. Pelatih basket SMA TB, Rizaldi mengatakan gelar juara ini layak mereka dapatkan.

Sayangnya, upaya tersebut mampu diredam dengan baik oleh barisan pertahanan para srikandi Asisi. Alih-alih terkejar, Asisi Sentani justru menambah pundi-pundi poin pada kuarter akhir. Hingga peluit panjang dibunyikan, Asisi memastikan kemenangan dengan skor akhir 57-45 dan kembali mengangkat trofi juara Honda DBL with Kopi Good Day Papua 2026.

1-DBL Papua1

Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi SMA Asisi Sentani sebagai salah satu kekuatan utama basket putri tingkat pelajar di Papua. Sekaligus membuktikan bahwa mental juara menjadi kunci keberhasilan mereka mempertahankan gelar. Pelatih basket putri SMA Asisi Sentani, Michael Mara, mengaku keberhasilan timnya tidak lepas dari kerja keras para pemain serta konsistensi latihan yang dijalani sepanjang musim.

“Puji Tuhan kita kembali menyebet gelar juara dan ini empat kali beruntun kita dapatkan,”ucapnya usai pertandingan. Ia mengaku para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik, terutama dalam menjaga fokus dan disiplin permainan hingga menit-menit akhir laga.

Baca Juga :  Abel Selamatkan Wajah PSBS

Menurutnya, tekanan yang diberikan oleh SMA Teruna Bakti pada kuarter keempat sempat menyulitkan, namun mental juara yang dimiliki para pemain membuat mereka tetap tenang dan tidak kehilangan konsentrasi. “Anak-anak bermain dengan hati dan penuh tanggung jawab. Mereka tidak panik meski mendapat tekanan, dan itu menjadi kunci kemenangan kami,”ujarnya.

Michael juga mengapresiasi semangat juang serta kekompakan tim yang terus terjaga sejak awal kompetisi hingga partai final. Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus berkembang dan mempertahankan prestasi di masa mendatang. “Sejak awal target kita harus juara lagi dan hari ini anak-anak membuktikan itu, juara ini kami persembahkan buat Kapten Tim Elisabet yang mana ini menjadi tahun terakhirnya,”tutup Michael Mara.

Baca Juga :  228 Peserta Ramaikan AVICS Tennis Tournament 2025

Sementara meski tim puterinya tumbang namun Teruna Bakti tetap patut menepuk dada. Pasalnya tim putera mereka berhasil mengalahkan tim unggulan lainnya SMA John 23 Merauke. Bahkan sekolah yang disingkat TB (Teruna Bakti) ini menang cukup besar dengan skor 62-41. TB yang tampil di depan ribuan pendukung mereka membuat Juan Tomosoa dan kawan-kawan sangat percaya diri sejak kuarter pertama hingga kuarter empat.

Sebaliknya, anak-anak Jhon Merauke juga tampil sangat baik. Sayang, mereka kerap melakukan turn over. Tekanan dari penonton juga membuat cowok SMA Jhon kurang efektif dalam melakukan tembakan. TB kini mengoleksi 4 gelar juara (2019, 2023, 2023 dan 2026) setelah 6 kali tampil di partai final. Pelatih basket SMA TB, Rizaldi mengatakan gelar juara ini layak mereka dapatkan.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya