Riset Tiga Kampus Patahkan Mitos soal Melinjo dan Asam Urat

Untuk memastikan hasil riset laboratorium dapat diadopsi secara massal oleh sektor usaha kecil, aspek produksi didukung penuh rekayasa teknologi mesin yang dirancang khusus pakar teknik mesin Universitas Pancasila Dwi Rahmalina dan Agri Suwandi.

Mesin penepung khusus yang dikembangkan tim ini telah mendapatkan Paten Desain Industri. Teknologi ini memastikan efisiensi proses pengolahan bahan baku menjadi tepung halus berkualitas tinggi tanpa merusak kandungan senyawa aktif di dalamnya, sekaligus menjadi instrumen penting dalam standardisasi produksi UMKM.

Guna mendongkrak daya saing dan memperluas jangkauan pasar pelaku UKM, Zalzulifa dari Politeknik Negeri Media Kreatif mengambil peran strategis dalam hal digitalisasi pemasaran.Melalui pendampingan pembuatan konten kreatif, strategi branding berbasis sains (science-based branding), serta pemanfaatan platform digital modern, produk olahan pangan sehat dari UMKM binaan diproyeksikan tidak hanya menguasai pasar domestik, tetapi juga memiliki daya saing untuk menembus pasar ekspor di mancanegara.

Baca Juga :  Marching Band Sarmi Siap Harumkan Nama Daerah

Kolaborasi 3 kampus menghasilkan poin strategis yaitu, menjadikan komoditas melinjo sebagai sumber pendapatan baru yang bernilai tambah tinggi bagi UMKM pangan. Kolaborasi Triple-Helix in membuktikan bahwa sinergi akademisi, kepemilikan paten formal, dan penerapan teknologi tepat guna mampu menghasilkan solusi nyata bagi kemandirian pangan nasional. (*/JawaPos.com)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Untuk memastikan hasil riset laboratorium dapat diadopsi secara massal oleh sektor usaha kecil, aspek produksi didukung penuh rekayasa teknologi mesin yang dirancang khusus pakar teknik mesin Universitas Pancasila Dwi Rahmalina dan Agri Suwandi.

Mesin penepung khusus yang dikembangkan tim ini telah mendapatkan Paten Desain Industri. Teknologi ini memastikan efisiensi proses pengolahan bahan baku menjadi tepung halus berkualitas tinggi tanpa merusak kandungan senyawa aktif di dalamnya, sekaligus menjadi instrumen penting dalam standardisasi produksi UMKM.

Guna mendongkrak daya saing dan memperluas jangkauan pasar pelaku UKM, Zalzulifa dari Politeknik Negeri Media Kreatif mengambil peran strategis dalam hal digitalisasi pemasaran.Melalui pendampingan pembuatan konten kreatif, strategi branding berbasis sains (science-based branding), serta pemanfaatan platform digital modern, produk olahan pangan sehat dari UMKM binaan diproyeksikan tidak hanya menguasai pasar domestik, tetapi juga memiliki daya saing untuk menembus pasar ekspor di mancanegara.

Baca Juga :  Gubernur Putuskan Pendidikan Profesi Dokter Kembali ke RSUD Jayapura

Kolaborasi 3 kampus menghasilkan poin strategis yaitu, menjadikan komoditas melinjo sebagai sumber pendapatan baru yang bernilai tambah tinggi bagi UMKM pangan. Kolaborasi Triple-Helix in membuktikan bahwa sinergi akademisi, kepemilikan paten formal, dan penerapan teknologi tepat guna mampu menghasilkan solusi nyata bagi kemandirian pangan nasional. (*/JawaPos.com)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya