Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Mengapa Terus Berulang?

Kementerian Kehutanan telah menggunakan sistem pemantauan hotspot untuk mendeteksi potensi kebakaran lebih awal. Pada 14 Agustus lalu, kementerian juga menegaskan bahwa setiap hotspot di area pemegang perizinan berusaha pemanfaatan hutan (PBPH) perlu segera diverifikasi di lapangan agar kebakaran dapat ditangani sebelum meluas.

Bahkan pada 10 hingga 14 Agustus, Kementerian Kehutanan melakukan pemeriksaan terhadap empat perusahaan kehutanan di Kalimantan Barat untuk memastikan kesiapan mereka menghadapi risiko kebakaran selama musim kemarau. Namun, keberadaan sistem deteksi dini dan patroli tentu belum cukup jika akar persoalannya tidak diselesaikan.

Pemerintah perlu menjawab pertanyaan yang lebih mendasar: mengapa kebakaran masih terus muncul di kawasan yang setiap tahun diketahui rawan terbakar? (*)

Baca Juga :  Pemprov  Komitmen Dukung Upaya Pencengahan dan Pengendalian Karhutla di Papua Selatan 

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Kementerian Kehutanan telah menggunakan sistem pemantauan hotspot untuk mendeteksi potensi kebakaran lebih awal. Pada 14 Agustus lalu, kementerian juga menegaskan bahwa setiap hotspot di area pemegang perizinan berusaha pemanfaatan hutan (PBPH) perlu segera diverifikasi di lapangan agar kebakaran dapat ditangani sebelum meluas.

Bahkan pada 10 hingga 14 Agustus, Kementerian Kehutanan melakukan pemeriksaan terhadap empat perusahaan kehutanan di Kalimantan Barat untuk memastikan kesiapan mereka menghadapi risiko kebakaran selama musim kemarau. Namun, keberadaan sistem deteksi dini dan patroli tentu belum cukup jika akar persoalannya tidak diselesaikan.

Pemerintah perlu menjawab pertanyaan yang lebih mendasar: mengapa kebakaran masih terus muncul di kawasan yang setiap tahun diketahui rawan terbakar? (*)

Baca Juga :  Di Mina, Tenda Sesak-AC Mati di Suhu 47 Derajat Celsius

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya