Pembangunan Alun-Alun dan Pembenahan Pasar Youtefa Jadi Prioritas

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., menegaskan dua program infrastruktur menjadi prioritas Pemerintah Kota Jayapura pada Tahun Anggaran 2027. Kedua program tersebut yakni pembangunan alun-alun di Distrik Muara Tami serta pembenahan dan pembangunan Pasar Youtefa.

   Dua program ini menjadi bagian dari visi dan misi kepemimpinan Abisai Rollo dalam mendorong pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan di Kota Jayapura. Abisai Rollo menilai, pembangunan alun-alun di Muara Tami menjadi salah satu rencana pembangunan infrastruktur baru yang diharapkan dapat diwujudkan selama masa kepemimpinannya.

  Sementara itu, pembenahan Pasar Youtefa menjadi perhatian karena pasar tersebut masih menghadapi berbagai persoalan, terutama terkait banjir. “Persoalan banjir di Pasar Youtefa telah menjadi tantangan dari masa ke masa, meskipun kepemimpinan di Kota Jayapura terus berganti,” ungkap Abisai di tengah kegiatan Monev Triwulan III di Aula GSG Kantor Wali Kota, Rabu (28/10).

Baca Juga :  Potensi Hujan Ringan Hingga Lebat Masih Terjadi di Papua

  “Karena itu, penanganan pasar tersebut perlu menjadi perhatian serius agar aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih baik dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat,” lanjutnya.

   Menurutnya, pembenahan Pasar Youtefa tidak hanya menyangkut penataan kawasan pasar, tetapi juga membutuhkan penanganan persoalan yang selama ini mengganggu aktivitas perdagangan, khususnya ketika terjadi banjir.

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., menegaskan dua program infrastruktur menjadi prioritas Pemerintah Kota Jayapura pada Tahun Anggaran 2027. Kedua program tersebut yakni pembangunan alun-alun di Distrik Muara Tami serta pembenahan dan pembangunan Pasar Youtefa.

   Dua program ini menjadi bagian dari visi dan misi kepemimpinan Abisai Rollo dalam mendorong pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan di Kota Jayapura. Abisai Rollo menilai, pembangunan alun-alun di Muara Tami menjadi salah satu rencana pembangunan infrastruktur baru yang diharapkan dapat diwujudkan selama masa kepemimpinannya.

  Sementara itu, pembenahan Pasar Youtefa menjadi perhatian karena pasar tersebut masih menghadapi berbagai persoalan, terutama terkait banjir. “Persoalan banjir di Pasar Youtefa telah menjadi tantangan dari masa ke masa, meskipun kepemimpinan di Kota Jayapura terus berganti,” ungkap Abisai di tengah kegiatan Monev Triwulan III di Aula GSG Kantor Wali Kota, Rabu (28/10).

Baca Juga :  Potensi Hujan Ringan Hingga Lebat Masih Terjadi di Papua

  “Karena itu, penanganan pasar tersebut perlu menjadi perhatian serius agar aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih baik dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat,” lanjutnya.

   Menurutnya, pembenahan Pasar Youtefa tidak hanya menyangkut penataan kawasan pasar, tetapi juga membutuhkan penanganan persoalan yang selama ini mengganggu aktivitas perdagangan, khususnya ketika terjadi banjir.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya