Beberapa Bagian Ruangan Perlu Pembenahan untuk Cegah Kejadian Serupa
SENTANI – Polres Jayapura menyiapkan bantuan personel untuk mendukung pengamanan Lapas Narkotika Kelas IIA Jayapura di Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, menyusul kaburnya 12 narapidana dari lapas tersebut. Hingga Selasa (3/11), lima orang telah diamankan, sementara tujuh lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO).
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lapas untuk melihat kondisi teknis dan sistem pengamanan, termasuk lokasi yang diduga menjadi jalur pelarian para narapidana.
Dari hasil pemantauan tersebut, pihaknya melihat masih terdapat sejumlah bagian fasilitas yang membutuhkan pembenahan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
“Kami melihat langsung kondisi ruangan dan lokasi yang diduga menjadi tempat para narapidana melarikan diri. Dari hasil pengecekan, memang ada beberapa bagian yang membutuhkan pembenahan, terutama dari sisi pengamanan,” jelas Dionisius, Selasa (3/11).
Ia menyebutkan, tujuh narapidana yang masih buron masing-masing bernama Tagalon Bogum, Stenly Way, Yunus Wilson Sisatua, Decky Anton, Petrik Moyoi, Sakarias Yarisetouw, dan Tagalo Bugun.
Beberapa Bagian Ruangan Perlu Pembenahan untuk Cegah Kejadian Serupa
SENTANI – Polres Jayapura menyiapkan bantuan personel untuk mendukung pengamanan Lapas Narkotika Kelas IIA Jayapura di Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, menyusul kaburnya 12 narapidana dari lapas tersebut. Hingga Selasa (3/11), lima orang telah diamankan, sementara tujuh lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO).
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lapas untuk melihat kondisi teknis dan sistem pengamanan, termasuk lokasi yang diduga menjadi jalur pelarian para narapidana.
Dari hasil pemantauan tersebut, pihaknya melihat masih terdapat sejumlah bagian fasilitas yang membutuhkan pembenahan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
“Kami melihat langsung kondisi ruangan dan lokasi yang diduga menjadi tempat para narapidana melarikan diri. Dari hasil pengecekan, memang ada beberapa bagian yang membutuhkan pembenahan, terutama dari sisi pengamanan,” jelas Dionisius, Selasa (3/11).
Ia menyebutkan, tujuh narapidana yang masih buron masing-masing bernama Tagalon Bogum, Stenly Way, Yunus Wilson Sisatua, Decky Anton, Petrik Moyoi, Sakarias Yarisetouw, dan Tagalo Bugun.