Kontingen Pesparani Targetkan Juara dan Perkuat Kebersamaan Umat

     Abisai menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jayapura akan selalu hadir mendampingi dan memberikan dukungan penuh terhadap segala bentuk kegiatan keagamaan guna memastikan seluruh agenda pembinaan spiritual masyarakat dapat berjalan dengan sukses.

   “Selama masih ada kesempatan dan usia, setiap umat diimbau untuk terus mengabdikan diri dalam pujian sebelum masa dan kesempatan itu berakhir,” ucapnya.

   ​Sementara itu, Ketua Kontingen Pesparani Papua, Frans Pekey, menyampaikan laporan komprehensif mengenai kesiapan teknis dan keberangkatan tim. Keikutsertaan Kota Jayapura dalam ajang ini bertujuan untuk memenuhi undangan resmi sekaligus berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik tingkat Provinsi Papua.

   Selain itu, kata Pekey kegiatan ini dirancang sebagai sarana untuk mengembangkan talenta seni dan pujian umat beragama, khususnya melalui cabang paduan suara, pembacaan mazmur, bertutur kitab suci, serta cerdas cermat, guna mengharumkan nama Kota Jayapura di tingkat provinsi.

Baca Juga :  Pj Gubernur Pimpin Kontingen Papua di Pesparani Katolik 2023

“​Pelaksanaan lomba dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari di Kabupaten Biak Numfor, terhitung sejak akhir Oktober hingga awal November dua ribu dua puluh enam (2026),” ulasnnya.

  Adapun jumlah total rombongan yang diberangkatkan mencapai 150 orang . Rombongan besar ini terdiri dari 130 orang peserta lomba, sembilan (9) orang pelatih dan official, serta 11 orang pendamping dan panitia pendukung.

     Abisai menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jayapura akan selalu hadir mendampingi dan memberikan dukungan penuh terhadap segala bentuk kegiatan keagamaan guna memastikan seluruh agenda pembinaan spiritual masyarakat dapat berjalan dengan sukses.

   “Selama masih ada kesempatan dan usia, setiap umat diimbau untuk terus mengabdikan diri dalam pujian sebelum masa dan kesempatan itu berakhir,” ucapnya.

   ​Sementara itu, Ketua Kontingen Pesparani Papua, Frans Pekey, menyampaikan laporan komprehensif mengenai kesiapan teknis dan keberangkatan tim. Keikutsertaan Kota Jayapura dalam ajang ini bertujuan untuk memenuhi undangan resmi sekaligus berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik tingkat Provinsi Papua.

   Selain itu, kata Pekey kegiatan ini dirancang sebagai sarana untuk mengembangkan talenta seni dan pujian umat beragama, khususnya melalui cabang paduan suara, pembacaan mazmur, bertutur kitab suci, serta cerdas cermat, guna mengharumkan nama Kota Jayapura di tingkat provinsi.

Baca Juga :  Pelayanan Dasar Rumah Sakit Diminta Ditingkatkan

“​Pelaksanaan lomba dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari di Kabupaten Biak Numfor, terhitung sejak akhir Oktober hingga awal November dua ribu dua puluh enam (2026),” ulasnnya.

  Adapun jumlah total rombongan yang diberangkatkan mencapai 150 orang . Rombongan besar ini terdiri dari 130 orang peserta lomba, sembilan (9) orang pelatih dan official, serta 11 orang pendamping dan panitia pendukung.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya