Pelatihan Koperasi Merah Putih Tingkatkan Kapasitas Pengurus

SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Koperasi dan UMKM terus mendorong penguatan kelembagaan koperasi melalui pelatihan peningkatan kapasitas pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Abdul Rahman Basri, mengatakan pelatihan tersebut diikuti 10 petugas koperasi yang telah dinyatakan siap menjalankan program pembangunan.

Menurutnya, para pengurus koperasi perlu dibekali kemampuan, baik dari aspek administrasi maupun teknis, agar mampu menjalankan tugas secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pengurus koperasi harus memiliki kapasitas, mulai dari manajerial, administrasi hingga pemahaman digitalisasi agar mampu mengelola koperasi secara efektif,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama tiga hari pelatihan, para peserta mengikuti seluruh materi dengan baik dan diharapkan dapat mengimplementasikannya dalam pengelolaan koperasi di kampung masing-masing.

Baca Juga :  Bank Mandiri Kembali Gelar Mandiri Vaganza Auto, Housing, UMKM & Fashion Expo

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Haryanto, menjelaskan materi utama yang diberikan meliputi perencanaan anggaran, pembukuan, perpajakan, serta pengawasan koperasi.

“Materi ini penting agar pengurus memahami bagaimana menjalankan koperasi secara sehat, termasuk dalam pelaporan keuangan dan mekanisme rapat anggota tahunan,” katanya.

SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Koperasi dan UMKM terus mendorong penguatan kelembagaan koperasi melalui pelatihan peningkatan kapasitas pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Abdul Rahman Basri, mengatakan pelatihan tersebut diikuti 10 petugas koperasi yang telah dinyatakan siap menjalankan program pembangunan.

Menurutnya, para pengurus koperasi perlu dibekali kemampuan, baik dari aspek administrasi maupun teknis, agar mampu menjalankan tugas secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pengurus koperasi harus memiliki kapasitas, mulai dari manajerial, administrasi hingga pemahaman digitalisasi agar mampu mengelola koperasi secara efektif,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama tiga hari pelatihan, para peserta mengikuti seluruh materi dengan baik dan diharapkan dapat mengimplementasikannya dalam pengelolaan koperasi di kampung masing-masing.

Baca Juga :  Dari Kepulan Asap Ikan Asar Merajut Kehidupan Keluarga

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Haryanto, menjelaskan materi utama yang diberikan meliputi perencanaan anggaran, pembukuan, perpajakan, serta pengawasan koperasi.

“Materi ini penting agar pengurus memahami bagaimana menjalankan koperasi secara sehat, termasuk dalam pelaporan keuangan dan mekanisme rapat anggota tahunan,” katanya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya