IPM Kota Jayapura 2025 Meningkat, Angka Kemiskinan Juga Naik

JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura mencatat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2025, dari 81,98 pada 2024 menjadi 82,26. Capaian ini disampaikan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kota Jayapura Masa Persidangan II Tahun 2026, dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Jayapura Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di ruang sidang DPRK, Rabu (29/4).

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melalui Wakil Wali Kota, Rustan Saru, memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025. Dalam laporan LKPJ, peningkatan IPM menjadi salah satu indikator positif yang mencerminkan kemajuan kualitas hidup masyarakat, terutama dari aspek pendidikan, kesehatan, dan daya beli. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kota Jayapura juga mengalami kenaikan dari 3,56 persen pada 2024 menjadi 4,38 persen pada 2025.

Baca Juga :  Dewan  Kaji 2 Alternatif  Penyumbang PAD

“Capaian ini menunjukkan adanya perbaikan dalam aktivitas ekonomi masyarakat, serta efektivitas program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah,” ujar Rustan Saru dalam pemaparannya.

Pendapatan per kapita masyarakat turut mengalami peningkatan, dari Rp94,66 juta menjadi Rp99,06 juta. Di sektor ketenagakerjaan, angka pengangguran berhasil ditekan dari 8,29 persen menjadi 7,68 persen, menandakan adanya peningkatan kesempatan kerja di berbagai sektor.

Namun demikian, di balik sejumlah capaian positif tersebut, pemerintah daerah juga mencatat tantangan yang perlu mendapat perhatian serius. Angka kemiskinan justru mengalami kenaikan dari 10,72 persen pada 2024 menjadi 12,03 persen pada 2025.

JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura mencatat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2025, dari 81,98 pada 2024 menjadi 82,26. Capaian ini disampaikan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kota Jayapura Masa Persidangan II Tahun 2026, dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Jayapura Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di ruang sidang DPRK, Rabu (29/4).

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melalui Wakil Wali Kota, Rustan Saru, memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025. Dalam laporan LKPJ, peningkatan IPM menjadi salah satu indikator positif yang mencerminkan kemajuan kualitas hidup masyarakat, terutama dari aspek pendidikan, kesehatan, dan daya beli. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kota Jayapura juga mengalami kenaikan dari 3,56 persen pada 2024 menjadi 4,38 persen pada 2025.

Baca Juga :  Pemkot Permudah Layanan Bagi Korban Musibah Kebakaran 

“Capaian ini menunjukkan adanya perbaikan dalam aktivitas ekonomi masyarakat, serta efektivitas program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah,” ujar Rustan Saru dalam pemaparannya.

Pendapatan per kapita masyarakat turut mengalami peningkatan, dari Rp94,66 juta menjadi Rp99,06 juta. Di sektor ketenagakerjaan, angka pengangguran berhasil ditekan dari 8,29 persen menjadi 7,68 persen, menandakan adanya peningkatan kesempatan kerja di berbagai sektor.

Namun demikian, di balik sejumlah capaian positif tersebut, pemerintah daerah juga mencatat tantangan yang perlu mendapat perhatian serius. Angka kemiskinan justru mengalami kenaikan dari 10,72 persen pada 2024 menjadi 12,03 persen pada 2025.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya