Cegah Tawuran, Semua Pihak Diminta Awasi Peserta Didik

Menurutnya, persoalan antarpelajar dari kedua sekolah tersebut bukan baru terjadi, bahkan sudah berlangsung sejak dirinya masih bersekolah.

  “Saya berharap ke depan Kota Jayapura ini jangan lagi terjadi tawuran-tawuran. Jangan belajar hal-hal yang negatif dan tidak baik, yang merusak diri sendiri dan merusak nama baik orang tua, tetapi lebih-lebih merusak nama baik sekolah,” ujarnya.

  Ia meminta kepala sekolah dan para guru tidak hanya fokus pada proses belajar-mengajar, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pergaulan dan perilaku siswa di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.

  Menurutnya, guru merupakan orang tua kedua bagi siswa selama berada di sekolah. Karena itu, pengawasan dan pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan. “Yang menjadi orang tua pertama adalah orang tua sendiri. Tetapi orang tua yang kedua adalah guru di sekolah. Jadi guru-guru menjaga anak-anak itu dengan baik,” katanya.

Baca Juga :  Masyarakat dan LMA Memilih Kelola MBG Sendiri

  Abisai berharap sekolah dapat menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar, berkembang dan meraih prestasi. Ia menilai keberhasilan siswa juga akan menjadi bagian dari nama baik sekolah. (kim/tri)

   

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Menurutnya, persoalan antarpelajar dari kedua sekolah tersebut bukan baru terjadi, bahkan sudah berlangsung sejak dirinya masih bersekolah.

  “Saya berharap ke depan Kota Jayapura ini jangan lagi terjadi tawuran-tawuran. Jangan belajar hal-hal yang negatif dan tidak baik, yang merusak diri sendiri dan merusak nama baik orang tua, tetapi lebih-lebih merusak nama baik sekolah,” ujarnya.

  Ia meminta kepala sekolah dan para guru tidak hanya fokus pada proses belajar-mengajar, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pergaulan dan perilaku siswa di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.

  Menurutnya, guru merupakan orang tua kedua bagi siswa selama berada di sekolah. Karena itu, pengawasan dan pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan. “Yang menjadi orang tua pertama adalah orang tua sendiri. Tetapi orang tua yang kedua adalah guru di sekolah. Jadi guru-guru menjaga anak-anak itu dengan baik,” katanya.

Baca Juga :  Jika Disepakati Gakkumdu, Dilanjutkan Proses Penyidikan

  Abisai berharap sekolah dapat menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar, berkembang dan meraih prestasi. Ia menilai keberhasilan siswa juga akan menjadi bagian dari nama baik sekolah. (kim/tri)

   

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya