“Dengan keterlibatan aktif masyarakat adat, kita tidak hanya mengembangkan destinasi wisata, tetapi juga memberdayakan masyarakat secara ekonomi. Ini yang menjadi tujuan utama kami,” jelasnya.
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata juga terus mendorong berbagai program pendukung, seperti pelatihan bagi masyarakat di 14 kampung adat. Pelatihan tersebut meliputi pengembangan kerajinan tangan khas daerah, pengolahan kuliner lokal berbahan dasar sagu dan kelapa, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pelayanan wisata. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
“Dengan keterlibatan aktif masyarakat adat, kita tidak hanya mengembangkan destinasi wisata, tetapi juga memberdayakan masyarakat secara ekonomi. Ini yang menjadi tujuan utama kami,” jelasnya.
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata juga terus mendorong berbagai program pendukung, seperti pelatihan bagi masyarakat di 14 kampung adat. Pelatihan tersebut meliputi pengembangan kerajinan tangan khas daerah, pengolahan kuliner lokal berbahan dasar sagu dan kelapa, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pelayanan wisata. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q