Pelatihan Pencaker Segera Dibuka, OAP Jadi Prioritas

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua bersiap melaksanakan program pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi pencari kerja (pencaker) sebagai langkah konkret menekan angka pengangguran di daerah.

  Program yang akan dibiayai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) tersebut diprioritaskan bagi orang asli Papua (OAP) usia produktif agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua, Jimmy A.Y. Thesia, mengatakan seluruh persiapan pelaksanaan program telah rampung. Saat ini pihaknya hanya menunggu pencairan Dana Otsus termin kedua agar pelatihan dapat segera dimulai.

  “Pelatihan masih menunggu pencairan anggaran Otsus termin kedua karena seluruh kegiatan menggunakan dana tersebut. Pada prinsipnya kami sudah siap. Begitu anggaran tersedia, program langsung kami laksanakan,” kata Jimmy kepada Cenderawasih Pos, Selasa (21/7).

  Ia menjelaskan, Dinas Tenaga Kerja Papua telah merancang dua gelombang pelatihan bagi pencari kerja. Selain memperoleh keterampilan sesuai bidang yang dipilih, peserta juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi sebagai bekal untuk meningkatkan daya saing saat memasuki dunia kerja.

Baca Juga :  Akademisi: Tak Langsung Putuskan, Sebuah Langkah Bijak MK

   Menurut Jimmy, pemerintah memberikan perhatian khusus kepada orang asli Papua sebagai sasaran utama program karena masih tingginya angka pengangguran di provinsi tersebut. “Kebutuhan pencari kerja yang kami utamakan adalah orang asli Papua. Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurai angka pengangguran di Papua,” katanya.

   Seluruh pelatihan dipastikan tidak dipungut biaya. Masyarakat hanya perlu mendaftarkan diri sesuai kuota yang disediakan untuk mengikuti proses pelatihan hingga memperoleh sertifikasi.

  “Pelatihan ini gratis. Masyarakat cukup datang mendaftar, kemudian akan kami latih sesuai bidang yang tersedia,” jelasnya.

   Pada tahap awal, pelatihan difokuskan bagi pencari kerja yang berasal dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom. Meski demikian, Dinas Tenaga Kerja Papua membuka kesempatan bagi peserta dari kabupaten dan kota lain apabila pemerintah daerah masing-masing bersedia memfasilitasi biaya keberangkatan peserta menuju lokasi pelatihan.

Baca Juga :  Waspadai Cuaca Ekstrem yang Mungkin Terjadi

  “Kalau ada dukungan dari pemerintah kabupaten dan kota untuk mengirim peserta, tentu kami akan menerima mereka mengikuti pelatihan,” ujarnya.

  Sambung Jimmy menjelaskan, tujuan utama program ini bukan sekadar memberikan pelatihan, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua melalui sertifikasi kompetensi sehingga lulusan pelatihan memiliki daya saing yang lebih baik di pasar kerja.

  “Pemerintah provinsi berfokus pada peningkatan kompetensi dan sertifikasi angkatan kerja. Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan, mereka lebih mudah memperoleh pekerjaan dan mampu bersaing di dunia kerja,” pungkasnya. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua bersiap melaksanakan program pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi pencari kerja (pencaker) sebagai langkah konkret menekan angka pengangguran di daerah.

  Program yang akan dibiayai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) tersebut diprioritaskan bagi orang asli Papua (OAP) usia produktif agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua, Jimmy A.Y. Thesia, mengatakan seluruh persiapan pelaksanaan program telah rampung. Saat ini pihaknya hanya menunggu pencairan Dana Otsus termin kedua agar pelatihan dapat segera dimulai.

  “Pelatihan masih menunggu pencairan anggaran Otsus termin kedua karena seluruh kegiatan menggunakan dana tersebut. Pada prinsipnya kami sudah siap. Begitu anggaran tersedia, program langsung kami laksanakan,” kata Jimmy kepada Cenderawasih Pos, Selasa (21/7).

  Ia menjelaskan, Dinas Tenaga Kerja Papua telah merancang dua gelombang pelatihan bagi pencari kerja. Selain memperoleh keterampilan sesuai bidang yang dipilih, peserta juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi sebagai bekal untuk meningkatkan daya saing saat memasuki dunia kerja.

Baca Juga :  Umat Hindu Rayakan Hari Suci Kuningan

   Menurut Jimmy, pemerintah memberikan perhatian khusus kepada orang asli Papua sebagai sasaran utama program karena masih tingginya angka pengangguran di provinsi tersebut. “Kebutuhan pencari kerja yang kami utamakan adalah orang asli Papua. Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurai angka pengangguran di Papua,” katanya.

   Seluruh pelatihan dipastikan tidak dipungut biaya. Masyarakat hanya perlu mendaftarkan diri sesuai kuota yang disediakan untuk mengikuti proses pelatihan hingga memperoleh sertifikasi.

  “Pelatihan ini gratis. Masyarakat cukup datang mendaftar, kemudian akan kami latih sesuai bidang yang tersedia,” jelasnya.

   Pada tahap awal, pelatihan difokuskan bagi pencari kerja yang berasal dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom. Meski demikian, Dinas Tenaga Kerja Papua membuka kesempatan bagi peserta dari kabupaten dan kota lain apabila pemerintah daerah masing-masing bersedia memfasilitasi biaya keberangkatan peserta menuju lokasi pelatihan.

Baca Juga :  Dishub Sesalkan Sopir Angkot Tak Patuhi Aturan

  “Kalau ada dukungan dari pemerintah kabupaten dan kota untuk mengirim peserta, tentu kami akan menerima mereka mengikuti pelatihan,” ujarnya.

  Sambung Jimmy menjelaskan, tujuan utama program ini bukan sekadar memberikan pelatihan, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua melalui sertifikasi kompetensi sehingga lulusan pelatihan memiliki daya saing yang lebih baik di pasar kerja.

  “Pemerintah provinsi berfokus pada peningkatan kompetensi dan sertifikasi angkatan kerja. Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan, mereka lebih mudah memperoleh pekerjaan dan mampu bersaing di dunia kerja,” pungkasnya. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya