Kondisi serupa juga terjadi pada sejumlah fasilitas lainnya. GOR Cenderawasih masih dapat digunakan, meski sebagian fasilitasnya mulai mengalami kerusakan. Wisma Mandala juga membutuhkan perbaikan, terutama pada saluran air dan sejumlah kamar. Sedangkan Lapangan Mandala dinilai membutuhkan perbaikan secara menyeluruh.
“Lapangan Mandala masih bisa digunakan untuk kegiatan 17 Agustus maupun konser. Tetapi kalau untuk Persipura, misalnya bermain di Liga 1, lapangan itu sudah tidak memenuhi syarat,” jelasnya.
Laorens mengatakan, kerusakan tidak hanya terjadi pada fasilitas utama, tetapi juga menyangkut berbagai perangkat pendukung, seperti kabel, pendingin ruangan atau AC, lampu dan sejumlah fasilitas lainnya.
Menurutnya, persoalan utama yang dihadapi Disorda Papua saat ini adalah minimnya anggaran pemeliharaan. Ia menyebutkan, pada 2024 dan 2025 masih terdapat anggaran untuk perawatan meski jumlahnya terbatas. Namun, memasuki 2026, anggaran pemeliharaan tidak lagi tersedia akibat kebijakan efisiensi.
“Biaya perawatan tahun 2024-2025 masih ada meskipun sedikit. Tetapi tahun 2026 kosong sama sekali,” ungkapnya.
Kondisi tersebut, lanjut Laorens, dikhawatirkan membuat kerusakan venue semakin parah apabila tidak segera mendapat penanganan. Padahal, sejumlah venue tersebut masih dimanfaatkan masyarakat maupun pihak lain untuk berbagai kegiatan.
“Kami harap dukungan pembiayaan dapat kembali diberikan sehingga venue-venue tersebut tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan olahraga, kegiatan masyarakat maupun penyelenggaraan berbagai event di Papua,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q