​  Selain memfasilitasi kesembuhan pasien, program ini dirancang untuk mengubah persepsi masyarakat terkait pekerjaan dan pemanfaatan lahan. Banyak lahan produktif di daerah yang masih menjadi lahan tidur karena anggapan bahwa bekerja harus di perkantoran atau instansi.
 “Bekerja itu tidak harus di perusahaan swasta atau pemerintah. Usaha mandiri seperti berkebun atau beternak juga sangat menghasilkan. Kami juga sangat berharap dukungan keluarga pasien, misalnya memberikan izin pemanfaatan sebagian kecil tanah keluarga agar mereka bisa terus berproduksi setelah kembali ke rumah,” tambahnya.
 Terkait kesiapan lahan di Koya Tengah, pihak RSJ Abepura telah menyelesaikan sejumlah dokumen teknis pendukung, seperti master plan, studi kelayakan (uji kelayakan), hingga pemetaan pemotretan udara.
​ Meskipun pembangunan fisik gedung belum dimulai, pihak RSJ terus berkoordinasi dengan Pemprov Papua dan pemilik lahan untuk menuntaskan proses pembebasan dan pembayaran tanah.
 “Dokumen pendukung dan master plan sudah siap. Tinggal kepastian penyelesaian pembayaran lahan yang perlu kita perjelas bersama pemerintah daerah. Harapan kita, anggaran relokasi ini bisa segera terealisasi demi menekan angka pengeluaran pengobatan dan meningkatkan produktivitas masyarakat di Papua,” tutup dr. Edyson. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
​  Selain memfasilitasi kesembuhan pasien, program ini dirancang untuk mengubah persepsi masyarakat terkait pekerjaan dan pemanfaatan lahan. Banyak lahan produktif di daerah yang masih menjadi lahan tidur karena anggapan bahwa bekerja harus di perkantoran atau instansi.
 “Bekerja itu tidak harus di perusahaan swasta atau pemerintah. Usaha mandiri seperti berkebun atau beternak juga sangat menghasilkan. Kami juga sangat berharap dukungan keluarga pasien, misalnya memberikan izin pemanfaatan sebagian kecil tanah keluarga agar mereka bisa terus berproduksi setelah kembali ke rumah,” tambahnya.
 Terkait kesiapan lahan di Koya Tengah, pihak RSJ Abepura telah menyelesaikan sejumlah dokumen teknis pendukung, seperti master plan, studi kelayakan (uji kelayakan), hingga pemetaan pemotretan udara.
​ Meskipun pembangunan fisik gedung belum dimulai, pihak RSJ terus berkoordinasi dengan Pemprov Papua dan pemilik lahan untuk menuntaskan proses pembebasan dan pembayaran tanah.
 “Dokumen pendukung dan master plan sudah siap. Tinggal kepastian penyelesaian pembayaran lahan yang perlu kita perjelas bersama pemerintah daerah. Harapan kita, anggaran relokasi ini bisa segera terealisasi demi menekan angka pengeluaran pengobatan dan meningkatkan produktivitas masyarakat di Papua,” tutup dr. Edyson. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q