OPD Kolektor Harus Kejar Target PAD Rp313 Miliar

   Rustan menegaskan, target PAD bukan sekadar angka dalam dokumen perencanaan. Pencapaian PAD berkaitan langsung dengan kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

  Karena itu, setiap OPD kolektor diminta bertanggung jawab terhadap target yang telah dibebankan. Selain mengejar peningkatan penerimaan, Rustan juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses pemungutan dan penyetoran PAD.

Ia meminta seluruh setoran PAD dilakukan melalui sistem digitalisasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan penerimaan yang dipungut dari masyarakat dapat tercatat dan masuk ke kas daerah secara tepat, cepat dan transparan.

  “Pastikan setoran itu melalui digitalisasi, transparansi. Jangan lagi ada pungutan-pungutan liar yang bisa memperlambat penyetoran ke kas daerah,” tegas Rustan.

Baca Juga :  Bantuan dari Komite Sekolah Harus Pertanggungjawabkan!

  Menurutnya, digitalisasi bukan hanya untuk mempermudah proses administrasi, tetapi juga menjadi instrumen pengawasan guna mencegah terjadinya kebocoran maupun pungutan yang tidak sesuai ketentuan. Dengan sistem yang semakin transparan, masyarakat juga dapat memiliki kepastian bahwa setiap kewajiban yang mereka bayarkan benar-benar tercatat sebagai penerimaan daerah. (kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

   Rustan menegaskan, target PAD bukan sekadar angka dalam dokumen perencanaan. Pencapaian PAD berkaitan langsung dengan kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

  Karena itu, setiap OPD kolektor diminta bertanggung jawab terhadap target yang telah dibebankan. Selain mengejar peningkatan penerimaan, Rustan juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses pemungutan dan penyetoran PAD.

Ia meminta seluruh setoran PAD dilakukan melalui sistem digitalisasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan penerimaan yang dipungut dari masyarakat dapat tercatat dan masuk ke kas daerah secara tepat, cepat dan transparan.

  “Pastikan setoran itu melalui digitalisasi, transparansi. Jangan lagi ada pungutan-pungutan liar yang bisa memperlambat penyetoran ke kas daerah,” tegas Rustan.

Baca Juga :  Selama Pemeriksaan BPK, Seluruh OPD Selalu Siaga

  Menurutnya, digitalisasi bukan hanya untuk mempermudah proses administrasi, tetapi juga menjadi instrumen pengawasan guna mencegah terjadinya kebocoran maupun pungutan yang tidak sesuai ketentuan. Dengan sistem yang semakin transparan, masyarakat juga dapat memiliki kepastian bahwa setiap kewajiban yang mereka bayarkan benar-benar tercatat sebagai penerimaan daerah. (kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya