BRIN Manfaatkan Tanaman Lokal Untuk Diversifikasi Pangan

Sementara itu, di tempat yang sama, Mariana Ondikeleuw, selaku peneliti dari CWS BRIN Waena mengapresiasi gagasan tersebut dengan menetapkan tomi-tomi sebagai buah lokal yang akan dimanfaatkan produk olahannya.

Ia pun menyaksikan langsung proses pembuatan produk olahan tersebut. Dengan menyiapkan beberapa peralatan rumah tangga sederhana seperti pemanas, panci, penyaring dan botol penyimpan. Serta dengan bahan dasar buah tomi-tomi, air dan gula diubah menjadi sirup tomi-tomi.

Tanpak Hadir dalam kegiatan tersebut Dr. Melyana. R. Pugu yang merupakan Dosen Hubungan Internasional Universitas Cenderawasih dan juga selaku kelompok ahli Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Papua. Dr. Melyana pun sangat merespon baik kegiatan pengolahan buah lokal yang dilakukan oleh peneliti dari BRIN tersebut.

Baca Juga :  Sementara Dialihkan ke Puskesmas Hamadi dan Elyuyo

“Buah lokal ini adalah salah satu produk asli yang baik dan penting untuk diolah dan diproduksi sehingga tercapai ketahanan pangan di Papua karena semakin banyak produk-produk unggulan asli Papua maka akan menuju kedaulatan Pangan yang berkelanjutan,” kata Dr. Melyana.

Menurutnya sangat penting kolaborasi antara peneliti, masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama dengan pihak swasta selaku pemilik modal untuk memperhatikan dan mendorong upaya-upaya seperti ini dalam pengolahan buah lokal kedepannya.

“Pengelola buah lokal akan menjadi aneka produk membutuhkan ketersediaan bahan baku dari alam dan peran aktif dari Masyarakat lokal pemilik sumber daya alam,” pungkasnya. (kar/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Peminat Program “Torang Tanya Wali Kota Jawab” Menurun

Sementara itu, di tempat yang sama, Mariana Ondikeleuw, selaku peneliti dari CWS BRIN Waena mengapresiasi gagasan tersebut dengan menetapkan tomi-tomi sebagai buah lokal yang akan dimanfaatkan produk olahannya.

Ia pun menyaksikan langsung proses pembuatan produk olahan tersebut. Dengan menyiapkan beberapa peralatan rumah tangga sederhana seperti pemanas, panci, penyaring dan botol penyimpan. Serta dengan bahan dasar buah tomi-tomi, air dan gula diubah menjadi sirup tomi-tomi.

Tanpak Hadir dalam kegiatan tersebut Dr. Melyana. R. Pugu yang merupakan Dosen Hubungan Internasional Universitas Cenderawasih dan juga selaku kelompok ahli Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Papua. Dr. Melyana pun sangat merespon baik kegiatan pengolahan buah lokal yang dilakukan oleh peneliti dari BRIN tersebut.

Baca Juga :  Pengurus BWI Provinsi Papua Periode 2023-2026 Resmi Dikukuhkan

“Buah lokal ini adalah salah satu produk asli yang baik dan penting untuk diolah dan diproduksi sehingga tercapai ketahanan pangan di Papua karena semakin banyak produk-produk unggulan asli Papua maka akan menuju kedaulatan Pangan yang berkelanjutan,” kata Dr. Melyana.

Menurutnya sangat penting kolaborasi antara peneliti, masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama dengan pihak swasta selaku pemilik modal untuk memperhatikan dan mendorong upaya-upaya seperti ini dalam pengolahan buah lokal kedepannya.

“Pengelola buah lokal akan menjadi aneka produk membutuhkan ketersediaan bahan baku dari alam dan peran aktif dari Masyarakat lokal pemilik sumber daya alam,” pungkasnya. (kar/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Progres Bantuan Rumah di 14 Kampung 70-80%

Berita Terbaru

Artikel Lainnya