Fakhiri Serahkan Api Obor Purnawira Polri

JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri mengikuti prosesi wisuda purnawira Perwira Tinggi (Pati) Polri bersama 237 jenderal lainnya di The Tribrata Ballroom, Jakarta Selatan, Kamis (10/9).

  Dalam prosesi tersebut, Fakhiri yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua dipercaya menyerahkan api obor sebagai simbol estafet pengabdian dari para perwira senior kepada generasi penerus Polri. Sebanyak 238 Pati Polri mengikuti wisuda purnawira tahun ini. Mereka terdiri dari 20 Komisaris Jenderal (Komjen) Pol, 83 Inspektur Jenderal (Irjen) Pol dan 135 Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol.

  Bagi Fakhiri, wisuda purnawira menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang pengabdiannya di institusi Polri sejak 1990 hingga memasuki masa purnatugas.

Baca Juga :  APBD TA 2024 Kab. Jayapura Lebih dari Rp 1,5 Triliun

   “Kalau melihat masa pengabdian kami dari tahun 1990 sampai sekarang, tentu kami berbangga hati karena bisa mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui institusi Polri,” ujarnya.

   Fakhiri mengatakan, sebagian besar perjalanan tugasnya berlangsung di Papua, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan. Berbagai tantangan yang dihadapi selama menjalankan tugas di Papua disebutnya menjadi pengalaman berharga dalam pengabdian kepada negara.

  “Kami banyak bertugas di Papua dalam menjaga stabilitas keamanan. Banyak tantangan yang kami hadapi, tetapi itu semua menjadi pengalaman berharga dalam pengabdian,” katanya.

JAYAPURA-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri mengikuti prosesi wisuda purnawira Perwira Tinggi (Pati) Polri bersama 237 jenderal lainnya di The Tribrata Ballroom, Jakarta Selatan, Kamis (10/9).

  Dalam prosesi tersebut, Fakhiri yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua dipercaya menyerahkan api obor sebagai simbol estafet pengabdian dari para perwira senior kepada generasi penerus Polri. Sebanyak 238 Pati Polri mengikuti wisuda purnawira tahun ini. Mereka terdiri dari 20 Komisaris Jenderal (Komjen) Pol, 83 Inspektur Jenderal (Irjen) Pol dan 135 Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol.

  Bagi Fakhiri, wisuda purnawira menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang pengabdiannya di institusi Polri sejak 1990 hingga memasuki masa purnatugas.

Baca Juga :  Mengadung Zat Berbahaya, Lima Jenis Obat Sirup Ditarik Peredarannya

   “Kalau melihat masa pengabdian kami dari tahun 1990 sampai sekarang, tentu kami berbangga hati karena bisa mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui institusi Polri,” ujarnya.

   Fakhiri mengatakan, sebagian besar perjalanan tugasnya berlangsung di Papua, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan. Berbagai tantangan yang dihadapi selama menjalankan tugas di Papua disebutnya menjadi pengalaman berharga dalam pengabdian kepada negara.

  “Kami banyak bertugas di Papua dalam menjaga stabilitas keamanan. Banyak tantangan yang kami hadapi, tetapi itu semua menjadi pengalaman berharga dalam pengabdian,” katanya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya