Sunday, June 16, 2024
29.7 C
Jayapura

Asah Kemampuan Menulis Karya Ilmiah

JAYAPURA-Dalam rangka meningkatkan kualitas kelulusan siswa yang mengikuti program percepatan, SMA Gabungan Jayapura menggelar pelatihan strategi penulisan karya ilmiah, di Aula SMA Gabungan Jayapura, Rabu (7/6).

   Kepala Sekolah SMA Gabungan Sandra G. Titihalawa S. Pd., M.Si, mengatakan pelatihan ini bagian dari bekal bagi para siswa selain itu untuk menentukan kualitas kelulusan dari SMA Gabungan Jayapura.

  “Pelatihan ini kita gagas, sebagai bekal untuk para siswa yang mengikuti program percepatan, tentunya melalui pelatihan ini, kualitas mereka saat mengikuti program percepatan ini tidak diragukan lagi,” ujar Sandra.

  Sandra menambahkan pada pelatihan ini membahas terkait strategi penulisan karya ilmiah. Adapun narasumbernya adalah Dosen LLDIKTI Wilayah XIV dpk USTJ, yaitu Dr. Hendry Y.  Nanlohy.

  “Yang ikut pelatihan ini khusus siswa program percepatan, mereka ada 6 orang, selain itu huga guru pendamping program percepatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Majukan Pendidikan Dasar Harus Kolaborasi

  Dikatakan output dari kegiatan tersebut para siswa, akan membuat sebuah karya ilmiah, yang kemudian hasil karya ilmiah itu akan dijadikan salah satu acuan kelulusan mereka.

    Para siswa yang mengiktui pelatihan ini, akan menjadi roll model bagi siswa lainnya di SMA Gabungan Jayapura, karena nantinya mereka akan mensosiliasikan hasil karya ilmiah mereka kepada para siswa lainnya,” tutur Sandra.

   Sementara itu Dr. Hendry Y.  Nanlohy selaku narasumber menyampaikan pelatihan penulisan karya ilmiah ini sangat penting, karena akan membangiktan cara berpikir kristis bagi para siswa dan guru.

  Adapun beberapa strategi penulisan karya ilmiah, kata dia bagaimana para siswa mampu melihat topik yang menarik di sekitar lingkungannya, baik di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah untuk dijadikan topik penulisannya.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Minta Semua Sekolah Maksimalkan Digitalisasi

  Pelatihan ini sangat penting karena menuntut para siswa untuk mampu mengembangkan pola pikirnya yang kemudian dirumuskan dalam sebuah karya ilmiah,” ujarnya.

  Diapun menyatakan penulisan karya ilmiah itu harus mengambil data maupun literasi yang jelas. Sebab hasilnya  dipertanggungjawabkan. Namun hal itu harus didukung dengan semangat belajar yang kuat.

  Pada prinsipnya penulisan karya ilmiah, harus memenuhi penelitian yang komprehensif oleh sebab itu, sebaiknya penulisan karya ilmiah harus melalui studi lapangan maupun pustaka, karena dengan begitu kematangan penulisannya cukup jelas,” paparnya.

   “Saya berharap dengan pelatihan ini para siswa di SMA Gabungan dapat menejadi penulis yang handal, selain itu saat melanjutkan pendidikannya menulis karya ilmiah bukan lagi hal baru bagi mereka,” pungkasnya. (rel/tri)

JAYAPURA-Dalam rangka meningkatkan kualitas kelulusan siswa yang mengikuti program percepatan, SMA Gabungan Jayapura menggelar pelatihan strategi penulisan karya ilmiah, di Aula SMA Gabungan Jayapura, Rabu (7/6).

   Kepala Sekolah SMA Gabungan Sandra G. Titihalawa S. Pd., M.Si, mengatakan pelatihan ini bagian dari bekal bagi para siswa selain itu untuk menentukan kualitas kelulusan dari SMA Gabungan Jayapura.

  “Pelatihan ini kita gagas, sebagai bekal untuk para siswa yang mengikuti program percepatan, tentunya melalui pelatihan ini, kualitas mereka saat mengikuti program percepatan ini tidak diragukan lagi,” ujar Sandra.

  Sandra menambahkan pada pelatihan ini membahas terkait strategi penulisan karya ilmiah. Adapun narasumbernya adalah Dosen LLDIKTI Wilayah XIV dpk USTJ, yaitu Dr. Hendry Y.  Nanlohy.

  “Yang ikut pelatihan ini khusus siswa program percepatan, mereka ada 6 orang, selain itu huga guru pendamping program percepatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kolaborasi Semua Pihak Menjadi Syarat Wajib

  Dikatakan output dari kegiatan tersebut para siswa, akan membuat sebuah karya ilmiah, yang kemudian hasil karya ilmiah itu akan dijadikan salah satu acuan kelulusan mereka.

    Para siswa yang mengiktui pelatihan ini, akan menjadi roll model bagi siswa lainnya di SMA Gabungan Jayapura, karena nantinya mereka akan mensosiliasikan hasil karya ilmiah mereka kepada para siswa lainnya,” tutur Sandra.

   Sementara itu Dr. Hendry Y.  Nanlohy selaku narasumber menyampaikan pelatihan penulisan karya ilmiah ini sangat penting, karena akan membangiktan cara berpikir kristis bagi para siswa dan guru.

  Adapun beberapa strategi penulisan karya ilmiah, kata dia bagaimana para siswa mampu melihat topik yang menarik di sekitar lingkungannya, baik di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah untuk dijadikan topik penulisannya.

Baca Juga :  Berakhirnya Otsus Harus Dilakukan Evaluasi Menyeluruh

  Pelatihan ini sangat penting karena menuntut para siswa untuk mampu mengembangkan pola pikirnya yang kemudian dirumuskan dalam sebuah karya ilmiah,” ujarnya.

  Diapun menyatakan penulisan karya ilmiah itu harus mengambil data maupun literasi yang jelas. Sebab hasilnya  dipertanggungjawabkan. Namun hal itu harus didukung dengan semangat belajar yang kuat.

  Pada prinsipnya penulisan karya ilmiah, harus memenuhi penelitian yang komprehensif oleh sebab itu, sebaiknya penulisan karya ilmiah harus melalui studi lapangan maupun pustaka, karena dengan begitu kematangan penulisannya cukup jelas,” paparnya.

   “Saya berharap dengan pelatihan ini para siswa di SMA Gabungan dapat menejadi penulis yang handal, selain itu saat melanjutkan pendidikannya menulis karya ilmiah bukan lagi hal baru bagi mereka,” pungkasnya. (rel/tri)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya