PAD Tembus 83,66%,  Rustan Saru: Semua OPD Harus Capai Target!

JAYAPURA – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura hingga 3 November 2026 telah mencapai Rp262.403.709.152 atau 83,66 persen dari target tahun anggaran 2026 sebesar Rp313.666.365.110. Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kota Jayapura masih membutuhkan sekitar Rp51,26 miliar untuk memenuhi target PAD hingga akhir tahun 2026.

   Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M., berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya OPD yang memiliki tugas sebagai kolektor PAD, terus mengoptimalkan potensi penerimaan yang ada.

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru. (foto:Takim/Cepos)

  Menurut Rustan, sisa waktu menjelang penutupan tahun anggaran harus dimanfaatkan secara maksimal dengan meningkatkan pengawasan, penagihan, serta menggali sumber-sumber pendapatan daerah yang belum dikelola secara optimal.

Baca Juga :  Sekwan DPR Papua Terima Dua Penghargaan Sekaligus

  “Saya berharap dengan sisa waktu yang ada, seluruh OPD, khususnya OPD-OPD kolektor PAD di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, terus menggenjot potensi-potensi pendapatan daerah. Sehingga pada penutupan tahun 2026, seluruh target yang sudah ditetapkan dapat tercapai,” harapnya.

  Berdasarkan data realisasi PAD per 3 November 2026, sektor pajak daerah masih menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp223.756.692.058 atau 84,29 persen dari target sekitar Rp265,4 miliar.

   Sejumlah sektor bahkan telah menunjukkan capaian positif. PBJT tenaga listrik berhasil melampaui target dengan realisasi Rp43,6 miliar atau 103,83 persen.

JAYAPURA – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura hingga 3 November 2026 telah mencapai Rp262.403.709.152 atau 83,66 persen dari target tahun anggaran 2026 sebesar Rp313.666.365.110. Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kota Jayapura masih membutuhkan sekitar Rp51,26 miliar untuk memenuhi target PAD hingga akhir tahun 2026.

   Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M., berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya OPD yang memiliki tugas sebagai kolektor PAD, terus mengoptimalkan potensi penerimaan yang ada.

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru. (foto:Takim/Cepos)

  Menurut Rustan, sisa waktu menjelang penutupan tahun anggaran harus dimanfaatkan secara maksimal dengan meningkatkan pengawasan, penagihan, serta menggali sumber-sumber pendapatan daerah yang belum dikelola secara optimal.

Baca Juga :  Posko Ditutup, Seluruh Bantuan Pengungsi Dok V Disalurkan

  “Saya berharap dengan sisa waktu yang ada, seluruh OPD, khususnya OPD-OPD kolektor PAD di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, terus menggenjot potensi-potensi pendapatan daerah. Sehingga pada penutupan tahun 2026, seluruh target yang sudah ditetapkan dapat tercapai,” harapnya.

  Berdasarkan data realisasi PAD per 3 November 2026, sektor pajak daerah masih menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp223.756.692.058 atau 84,29 persen dari target sekitar Rp265,4 miliar.

   Sejumlah sektor bahkan telah menunjukkan capaian positif. PBJT tenaga listrik berhasil melampaui target dengan realisasi Rp43,6 miliar atau 103,83 persen.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya