Saturday, April 11, 2026
30.7 C
Jayapura

Garap Potensi Perikanan 1,3 Juta Ton, Papua Butuh Kapal Besar

JAYAPURA-Potensi sumber daya perikanan di Provinsi Papua mencapai 1,3 juta ton per tahun. Namun hingga saat ini, realisasi tangkapan ikan baru berada di angka sekitar 720.000 ton.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Papua, Iman Djuniawal, Selasa (3/3). Ia menyebut, angka tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan potensi perikanan di wilayah Papua masih belum optimal.

“Diperlukan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas produksi, baik dari sisi armada, alat tangkap, maupun kemampuan nelayan dalam melakukan penangkapan di laut lepas,” katanya.

Ia menerangkan, selama ini, sebagian besar nelayan di Papua masih berstatus nelayan tradisional. Pola melaut yang dilakukan umumnya bersifat harian, seperti berangkat pada malam hari dan kembali pagi hari, atau berangkat sore dan pulang menjelang subuh.

Baca Juga :  Antisipasi Longsor Susulan, Pengendara Diminta Taati Larangan

“Padahal, untuk menjangkau potensi ikan yang berada di perairan tengah laut, dibutuhkan armada yang lebih besar serta kemampuan melaut dalam jangka waktu l
ebih lama, mulai dari satu minggu hingga satu bulan,” ujarnya.

JAYAPURA-Potensi sumber daya perikanan di Provinsi Papua mencapai 1,3 juta ton per tahun. Namun hingga saat ini, realisasi tangkapan ikan baru berada di angka sekitar 720.000 ton.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Papua, Iman Djuniawal, Selasa (3/3). Ia menyebut, angka tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan potensi perikanan di wilayah Papua masih belum optimal.

“Diperlukan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas produksi, baik dari sisi armada, alat tangkap, maupun kemampuan nelayan dalam melakukan penangkapan di laut lepas,” katanya.

Ia menerangkan, selama ini, sebagian besar nelayan di Papua masih berstatus nelayan tradisional. Pola melaut yang dilakukan umumnya bersifat harian, seperti berangkat pada malam hari dan kembali pagi hari, atau berangkat sore dan pulang menjelang subuh.

Baca Juga :  Gelombang Tinggi Menyulitkan Pencarian

“Padahal, untuk menjangkau potensi ikan yang berada di perairan tengah laut, dibutuhkan armada yang lebih besar serta kemampuan melaut dalam jangka waktu l
ebih lama, mulai dari satu minggu hingga satu bulan,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya