Kepala BPPMHP Merauke, Somingan, mengatakan pelaksanaan tugas tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas Presiden di sektor ketahanan pangan dan perikanan, dengan memastikan seluruh produk perikanan yang dikonsumsi m
Program penanaman kakao dan kopi ini merupakan implementasi visi-misi strategis Bupati Tolikara. Program lintas sektor tersebut dirancang untuk memperkuat ekonomi masyarakat, mendukung ketahanan iklim melalui sistem agroforestri, serta men
Gerai Koperasi Merah Putih di Kampung Warsansan akan dibangun di atas lahan dengan luas kurang lebih 1.000 meter persegi. Koperasi ini akan dilengkapi dengan kantor, klinik, gerai penjualan dan gudang penampungan yang akan digunakan oleh ma
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran dengan nilai ekspor mencapai Rp72 juta.
Keberhasilan ini menandai babak baru bagi pemberdayaan pelaku usaha lokal dalam memanfa
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial TikTok oleh akun Kka nes (@dherlie_melindah).
Tim kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan area dan melakukan pendataa
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi Papua. Pemerintah, kata dia, akan memberikan dukungan kepada kelompok nelayan melalui penyediaan kapal tangkap dan pendampi
Adapun beberapa hal yang menjadi poin penting disampaikan adalah sektor perikanan dan pariwisata, konektvitas atau sarana trasportasi udara (konektivitas penerbangan), dan berbarapa hal penting lainnya. Bupati berharap, Lalita, sebagai sala
Puluhan rumpon milik nelayan yang tersebar di perairan Jayapura hingga Demta, Kabupaten Jayapura, telah dikembalikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Papua kepada nelayan pemilik, setelah sebelumnya sempat disita pada Maret lalu. Kep
Menurut Sibi, komoditas ikan yang tidak memiliki nilai ekonomis seperti ikan gete-gete dan ikan kepala batu serta ikan louhan dari Danau Sentani masih bisa diolah menjadi abon dan juga bakso ikan. "Ini merupakan upaya ka
Aksi demo damai ini dikawal Polres Merauke dimana aksi diawali dengan berkumpul dan memulai pawai dari kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HNSI Papua Selatan, Jalan Arafura Buti Merauke. Konsolidasi dipimpin Ketua DPD HNS
Keberadaan nelayan kecil di Kota Jayapura atau Papua pada umumnya perlu menjadi perhatian serius. Dimana salah satu akademisi Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Popi Ayer menilai pemerintah daerah harus me
Popi Ayer yang merupakan Ketua Program Studi Ilmu Kelautan dan Perikanan, Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, FMIPA, Uncen, mengatakan peran pemerintah bukan hanya sebagai donatur tetapi juga sebagai enabler (penggerak)
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan pertanian. Namun potensi tersebut perlu dikelola secara serius agar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Ia menerangkan, selama ini, sebagian besar nelayan di Papua masih berstatus nelayan tradisional. Pola melaut yang dilakukan umumnya bersifat harian, seperti berangkat pada malam hari dan kembali pagi hari, atau berangkat
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Biak Numfor, Efendi Igiriza, S.Pi.,MM mengatakan, pemeruintah daerah saat ini sedang membangun komunikasi ke Pemerintah Pusat dan sejumlah investor terkait dengan rencana pem
Usulan pembangunan di 25 lokasi itu tersebar diempat wilayah, masing-masing di wilayah bagian Utara Biak, bagian Barat Biak, bagian Selatan Biak dan wilayah Pulau Numfor. Setiap wilayah akan diusulkan satu KNMP dengan st
“Dimateri pemaparan beliau (Presiden Prabowo), sempat ditampilkan Kampung Kalamo sebagai bagian dari program seribu kampung nelayan, dan Kampung Samber Binyeri di Kabupaten Biak Numfor dicontohkan berhasil. Tentu kami ka
Kepala DKP Papua Iman Djuniawal, mengatakan selama ini sebagian besar hasil tangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 717 belum sepenuhnya didaratkan di Papua karena keterbatasan fasilitas pelabuhan perikanan
Sebanyak 35 mahasiswa dari dua program studi yang diwisuda dalam rapat senat terbuka kali ini. Program studi Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan sebanyak 18 orang dan program studi Pemamfaatan Sumber Daya Perairan seban
“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Sarmi mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Bonggo yang telah memulai langkah nyata melalui pembangunan kolam dan pembudidayaan ikan air tawar. Ini adalah contoh baik bagi masyaraka
Menurutnya, semangat para nelayan sangat tinggi, namun sarana yang tersedia selama ini belum memadai. Karena itu, pemerintah menyalurkan bantuan untuk mendukung aktivitas penangkapan ikan agar lebih efektif dan optimal.
Badan Karantina Indonesia (BARANTIN) melalui Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Papua Selatan menyelenggarakan sosialisasi dengan para pelaku usaha yang bergerak dibidang perikanan sebagai bentuk upaya strategis dal
Karena itu, sambung gubernur, melalui momentum Harkanas, Pemerintah Provinsi Papua menegaskan beberapa hal strategis yaitu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat gizi ikan, memperkuat kesehatan keluarga Papua
Menurut Mathius, pertemuan itu menjadi langkah strategis untuk mensinergikan program Pemprov Papua dengan pemerintah pusat dalam pengelolaan kawasan pesisir yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan dae
“Setiap tahun ada binaan kelompok nelayan dan kita fasilitasi. Misalnya kita bangun fasilitas UPI (Unit Pengolahan Ikan), kemudian pengadaan peralatan motor tempel, alat tangkap, alat mancing, hingga freezer,” jelas Fred
“Kita ingin melihat langsung perkembangan program pertanian dan perikanan binaan Pemkot yang dikelola bersama masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya nyata pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ek
Bupati Yalimo Nahor Nekwek dalam sambutannya mengatakan bahwa sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Yalimo yaitu program dan kegiatan pada sasasarannya kepada masyarakat, dengan demikian pada kesempatan ini
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sarmi, Fredi Sawkoy, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan sistem administrasi dan data perikanan di daerah. Melalui digitalisasi, diharapkan para nelayan dap
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua, Iman Djuniawal menyampaikan, penguatan sektor perikanan menjadi penting. Ini karena wilayah Papua memiliki potensi sumber daya laut yang besar dan strategis, terutama d
Markus Mansnembra mengatakan, pemerintah daerah saat ini terus menggalang investor untuk bersama-sama mengelola potensi sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Biak Numfor, dengan tetap mengedepankan pemberdayaan masy
Tim survei yang terdiri dari perwakilan KKP dan PT PNJ didampingi oleh Wakil Bupati Sarmi, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sarmi, serta sejumlah tokoh masyarakat dan ketua kelompok nelayan lokal.
Ia meminta pemerintah pusat menyiapkan paket kebijakan yang menyentuh seluruh mata rantai produksi, mulai dari kemudahan perizinan pengolahan dan sinkronisasi tata niaga, hingga dukungan kepabeanan, karantina, dan slot k
Kata dia, Selama ini pembudidaya ikan air tawar di Sarmi sangat bergantung pada pakan pabrikan yang mahal. Ini yang menjadikan biaya produksi naik dan keuntungan mereka jadi minim. Melalui pelatihan itu pihaknya berharap
Menurut Iman, tiga daerah tersebut memiliki potensi besar karena mempunyai kondisi perairan yang sesuai untuk budidaya. “Rumput laut memiliki nilai tambah tinggi, baik untuk pangan, kosmetik, maupun industri farmasi sehi
Kepala Bidang Perikanan Tolikara, Yonatan Yikwa, menegaskan bahwa konsumsi ikan menjadi salah satu kunci penting dalam memperbaiki gizi keluarga, terutama untuk mendukung program penanggulangan stunting di Papua Pegunung
"Ke depan tidak hanya dua program studi, tetapi bisa ditambah menjadi lima program studi, sehingga bisa mendirikan Fakultas Teknologi Pertanian Uncen yang berlokasi di Kabupaten Keerom," ungkapnya dalam via telepon.
Ketua Tim, Popi Ida Laila Ayer menjelaskan bahwa program ini menghadirkan sistem penyimpanan ikan bertenaga surya dan pengering berbasis efek rumah kaca, menjawab tantangan utama yang selama ini dihadapi nelayan setempat
Menurut Iman, data statistik perikanan tangkap sangat penting untuk perencanaan, penentuan komoditas unggulan, pengelolaan sumber daya ikan berkelanjutan, serta perhitungan ekonomi sektor perikanan secara tepat waktu.
Kunjungan dibuka dengan pertemuan tatap muka bersama unsur masyarakat nelayan, dilanjutkan diskusi tentang potensi daerah—khususnya sektor kelautan dan perikanan, dengan mengunjungi dan melihat langsung kondisi PPI di Ka
Asisten II Sekda Papua, Setiyo Wahyudi mengatakan, tantangan saat ini adalah bagaimana mengelola potensi ini secara optimal, berkelanjutan dan inklusif, sesuai dengan visi Papua 2025-2045, "Provinsi Papua Maju dan Berkel
Menurutnya, untuk total keseluruhan, ada 210.000 benih ikan yang diperuntukkan untuk kampung-kampung yang ada di Kabupaten Jayapura, khususnya diseputaran Dana Sentani.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sarmi, Fredik Sawefkoy, menjelaskan bahwa selama ini nelayan di Pulau Yanma harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan es batu guna mengawetkan hasil tangkapan mereka. Kondisi
Modus operandi pemasangan rumpon-rumpon tersebut oleh kapal ikan asing ilegal agar rumpon-rumpon tersebut menjadi tempat fishing ground kapal-kapal ikan asing ilegal. Dampak dari rumpon ilegal ini sangat merugikan yang m
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran pada tahun ini, Dinas Perikanan tetap menjalankan program-program strategis, salah satunya adalah edukasi kepada nelayan, pedagang ikan, dan komunitas pesisir untuk meningkatka
Ikan-ikan tersebut, yang terdiri dari tuna, cakalang, dan tongkol berukuran "baby tuna" (sebesar lengan orang dewasa), saat ini masih disimpan di palka kapal asing FB Yanred 293 asal Filipina yang sebelumnya ditangkap. U
Wakil Ketua II DPR Papua, Mukry Mauritz Hamadi, menegaskan bahwa Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Fandoi di Biak Numfor dan PPI Depapre di Jayapura adalah dua sentra utama yang harus dikembangkan untuk mencapai visi perikanan
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sarmi, Freddy Sawefkoy, mengungkapkan bahwa pihaknya berencana tahun ini membangun fasilitas cold storage dengan kapasitas 20 ton di Kota Sarmi. Selain itu, akan dibangun juga Air Blas
‘’Tapi saat itu, kami langsung mengajukan pengujian sampel lagi bersama Balai Veteriner Jayapura dan itu sudah tidak ditemukan atau bebas. Tapi, kami terus monitor terhadap peternak-peternak yang ada di Merauke, khususny
Meski menghadapi tantangan anggaran tahun ini, Dinas Perikanan tetap bergerak dengan mengedukasi nelayan, pedagang ikan, dan masyarakat pesisir agar hasil tangkapan meningkat.
“Kapal ini sudah terdeteksi oleh Pusdal dan juga atas laporan nelayan. Jadi mata dan telinga kami bukan hanya di instansi, tapi juga masyarakat yang menjadi informan penting,” ujar Ipunk, sapaan akrabnya, saat jumpa Pers
Erwin menegaskan bahwa penahanan kapal tersebut diduga terkait pelanggaran Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2008 tentang Pelayaran, yang bukan merupakan ranah kewenangan penyidikan langsung dari PSDKP.
Setiap hari menjadi pemandangan yang biasa jika orang hilir mudik menggotong ikan merah. Itu bukanlah hal baru melainkan menjadi sesuatu yang lumrah. Namun siapa sangka, dibalik proses ikan - ikan ini sampai ke meja maka
Frans Reba mengatakan penertiban itu dilakukan oleh Tim gabungan dari Bappeda, Satpol PP, Dinas Perikanan Provinsi Papua, hingga Polresta Jayapura Kota. Untuk satu bulan kedepannya UPTD PPI Hamadi itu akan dijaga ketat oleh para petugas keamanan.
Kepala Pusat Studi Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Universitas Cenderawasih, Dr. Yunus P. Paulangan, mengungkapkan, upaya-upaya rehabilitasi terhadap terumbu karang yang dilakukan pihaknya di beberapa kawasan perairan laut di Papua belakangan ini telah memicu kesadaran masyarakat untuk tidak lagi merusak terumbu karang, dengan penggunaan bom dalam menangkap ikan.
“Tidak dipungkiri bahwa ada hambatan dalam menjalankan program ini, saat kita membuka lahan tidak asal membukanya begitu saja. Namun ada masalah hak ulayat dan sebagainya, dengan kondisi ini sulit untuk mengintensifkan pertanian yang sudah ada,” terang Gubernur Ramses.
Kepala Pusat Studi Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Universitas Cenderawasih, Dr. Yunus P. Paulangan, S.Kel., M.Si mengungkapkan, guna meningkatkan PAD di Pemprov Papua ke depan, salah satunya adalah memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam terutama sektor perikanan. Dimana sektor ini menjadi salah satu unggulan yang ada di Papua dan itu belum digarap maksimal oleh pemerintah. Lantas apakah pemprov Papua siap dan berani?
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jayapura Petrus Ohee, mengatakan ditahun 2024 pencapaian PAD Rp 150 juta sudah diterealisasi.
Dan masuk tahun 2025, sesuai dengan tupoksi sektor kekuatan dan perikanan akan meningkatkan produksi budidaya dan penangkapan ikan.
Seperti di Papua induk, ada sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan sektor jasa sementara untuk Papua Tengah, masih didongkrak dengan sektor pertambangan, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat akan didongkrak dengan sektor pertanian, dan untuk Papua Barat Daya akan tumbuh melalui sektor industri dan pariwisata.
Dia menjelaksn, sesuai RENSTRA, Dinas Perikanan Kota Jayapura telah fokus pada tiga program unggulan, yaitu Program pengembangan Perikanan Tangkap, Program Pengembangan Perikanan Budidaya targetnya ke peningkatan produksi, dan Program Penguatan daya Saing Produk Perikanan. Dimana targetnya pengembangan pemasaran, peningkatan kualitas produk indikatornya ada pada angka konsumsi ikan (AKI).
Karlos menjelaskan yang pihaknya lakukan, rehabilitasi terumbu karang yang rusak dengan cara transplantasi karang atau membuat karang baru. “Transplantasi karang ini kami fokuskan di daerah-daerah yang parah tingkat kerusakannya, seperti wilayah Biak dan Kota Jayapura khususnya di wilayah Dok, Distrik Jayapura Utara,” terangnya.
Kepala Dinas Perikanan, Antonius Welerubun menjelaskan, adapun program budidaya air tawar ini dikhususkan bagi OAP yang berada di wilayah kota. Sementara masyarakat wilayah pesisir akan didorong dari sisi penangkapan ikan di laut.
Dia menjelaskan dana otonomi khusus itu digunakan kepada pembiayaan bantuan pembelanjaan sarana dan prasarana perikanan, kemudian program peningkatan sumber daya manusia masyarakat asli Papua, melalui program pelatihan. Kemudian penguatan kelembagaan melalui, pendampingan pada kelompok-kelompok yang sudah dibentuk.
Dikatakan, dalam menjalankan program itu pihaknya menyiapkan benih dan pakan. Di mana program itu didanai melalui sumber dana otonomi khusus 2024. Karena itu program tersebut diprioritaskan untuk masyarakat adat yang ada di kampung-kampung yang melaksanakan kegiatan perikanan
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua, Iman Djuniawal mengingatkan nelayan untuk menangkap ikan dengan cara yang ramah lingkungan. Sebab jika tidak, maka ekosistem laut bisa rusak dan berdampak ke jumlah tangkapan ikan.
“Dari pengelolaan TPI Hamadi tersebut, pendapatannya masuk ke Pemerintah Kota Jayapura meliputi retribusi, pungutan termasuk penentuan harga dasar ikan,” ujarnya.
Dikatakan, bantuan 6 unit kapal tangkap diberikan kepada 3 kelompok nelayan yang berada di dua Distrik Jayapura Utara dan Jayapura Selatan masing-masing 3 unit. Menurutnya anggaran yang digunakan untuk pembelanjaan enam unit kapal itu bersumber dari dana alokasi khusus tahun 2024.
Salah satu diantaranya terkait regulasi pengelolaan PPI yang sampai saat ini belum dilakukan secara maksimal. Hal ini terjadi karena pengelolahan PPI di Kota Jayapura masih diintervensi oleh Dinas Perikanan Provinsi Papua.
Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura Matheys Sibi di Jayapura, Jumat, mengatakan saat ini sekitar 50 persen terumbu karang di wilayah perairan Jayapura mengalami kerusakan akibat aktivitas penangkapan ikan tidak ramah lingkungan dan pembangunan yang berkembang pesat.
Hal ini diberikan untuk menunjang aktivitas para nelayan sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka. Karena itu kepala dinas Perikanan dan Kelautan kota Jayapura, Mathyes Sibi, sangat berharap agar bantuan peralatan perikanan yang diberikan harus dimanfaatkan dengan baik guna meningkatkan pemberdayaan ekonomi keluarga terutama di kalangan nelayan itu sendiri.
Dia mengatakan saat ini ada sekitar 60 unit pengolah ikan asar milik masyarakat di kota Jayapura yang mana Ini juga bekerja sama dengan dinas Kelautan dan Perikanan kota Jayapura. Menurutnya pendampingan juga dilakukan sehubungan dengan pelatihan yang mana pihaknya juga bekerja sama dengan Universitas Cendrawasih.
Kepala Dinas Perikanan Biak Numfor, EffendI Igirisa mengatakan gudang cold storage di Kampung Kalamo Samber- Binyeri telah beroperasi sejak 13 Mei 2024. Setelah persetujuan perjanjian kerjasama antara Koperasi Samber Binyeri maju dengan PT Perikanan Nusantara Jaya dan hingga 3 Juni 2024 stok ikan di cold storage tersebut baru tertampung sebanyak ton.
‘’Kita ajukan kembali ke pusat melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan karena anggarannya tahun ini belum teralokasi. Kita ajukan seluruh dokumennya, nanti mereka yang tentukan berapa anggarannya,’’ kata mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Merauke ini, kepada media Cenderawasih Pos, baru-baru ini.
Ia mengaku, untuk jenis kapal ikan di atas 30 GT maka untuk perizinan operasional kapal dikeluarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Disebutkan Iman sejumlah izin yang harus diurus nelayan di antaranya Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP).
Karena itu, diharapkan barang jualan berupa ikan asar bisa tersimpan dengan baik, terlindungi dan memberikan manfaat bagi mama-mama dan juga dapat memberikan daya tarik bagi para pembeli ikan di tempat ini.
Karena itu, pihaknya juga telah menyampaikan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura, agar aset milik Dinas Perikanan di Kota Jayapura yang ada di Pasar Youtefa itu diputihkan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua, Imam Djuniawal, mengatakan beberapa sumber PAD yang didapatkan di Pasar Hamadi terutama dalam perjanjian kerjasama yang dilakukan koperasi, pengelolaan SPBN di pelabuhan, pengelolaan pabrik es, pengelolaan ABR dan lainnya.
Tembok dari bangun itu pun terlihat dicoret-coret tak jelas. Di sekeliling kantor itu pun dipenuhi dengan sampah, dan rumput-rumputan serta tumbuh lainnya yang membuat bangunan kantor itu terlihat kumuh dan tidak terawat.
Menurut Sibi, saat ini distributor pelaku usaha perikanan di Kota Jayapura sebanyak 22 distributor, namun yang rutin mengirimkan hasil tangkapan yaitu lima distributor. “Saat ini sudah ada salah satu perusahaan yang berada di Holtekamp, Distrik Muara Tami yang intens melakukan ekspor ikan langsung ke Jepang dan Amerika Serikat," ujarnya.
Menurut Sibi, nelayan asli Papua sekitar seribu lebih di mana data tersebut dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura yang selalu dipakai pihaknya untuk melakukan pelatihan dan pembinaan serta pemberian bantuan.
Meskipun tergolong memiliki pasar yang terbuka, namun Potensi perikanan ini belum cukup memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah di Kota Jayapura. "Potensi kita ada, tetapi kontribusi dari sumber sumber daya ini belum ada," ungkap Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan kota Jayapura, Matheys Sibi, Sabtu (20/1).