Friday, March 6, 2026
26.9 C
Jayapura

Gubernur Papua Jajaki Kerja Sama Produksi Seragam ASN di Bandung

JAYAPURA- Gubernur Provinsi Papua Matius D Fakhiri menjajaki kerja sama produksi seragam aparatur sipil negara (ASN) dengan perusahaan tekstil di Bandung, Jawa Barat, sebagai langkah efisiensi anggaran.

“Pada Jumat (27/2) kami melakukan kunjungan ke PT Gajah Angkasa Perkasa (GAP) guna melihat langsung proses pembuatan kain hingga menjadi pakaian siap pakai,” katanya di Jayapura, Minggu.

Menurut Fakhiri, dengan membangun kerja sama tersebut maka Pemprov Papua bisa hemat dalam dana belanja pegawai. “Rencana pengadaan seragam itu tidak hanya untuk keseragaman warna dan standar kualitas, tetapi juga sebagai langkah efisiensi anggaran karena pembelian dilakukan langsung dari pabrik,” ujar dia.

Dia menjelaskan seragam yang diproduksi nantinya akan didistribusikan melalui koperasi yang berada di bawah badan usaha milik daerah (BUMD) Pemprov Papua sehingga para ASN diwajibkan membeli seragam melalui koperasi tersebut.

Baca Juga :  DOB Mempengaruhi Spektrum Perekonomian di Papua

“Dengan pola ini maka Pemprov bisa mendapatkan harga lebih rendah karena membeli langsung dari pabrik. Selanjutnya dijual melalui koperasi dengan harga terjangkau, sehingga turut meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” katanya.

JAYAPURA- Gubernur Provinsi Papua Matius D Fakhiri menjajaki kerja sama produksi seragam aparatur sipil negara (ASN) dengan perusahaan tekstil di Bandung, Jawa Barat, sebagai langkah efisiensi anggaran.

“Pada Jumat (27/2) kami melakukan kunjungan ke PT Gajah Angkasa Perkasa (GAP) guna melihat langsung proses pembuatan kain hingga menjadi pakaian siap pakai,” katanya di Jayapura, Minggu.

Menurut Fakhiri, dengan membangun kerja sama tersebut maka Pemprov Papua bisa hemat dalam dana belanja pegawai. “Rencana pengadaan seragam itu tidak hanya untuk keseragaman warna dan standar kualitas, tetapi juga sebagai langkah efisiensi anggaran karena pembelian dilakukan langsung dari pabrik,” ujar dia.

Dia menjelaskan seragam yang diproduksi nantinya akan didistribusikan melalui koperasi yang berada di bawah badan usaha milik daerah (BUMD) Pemprov Papua sehingga para ASN diwajibkan membeli seragam melalui koperasi tersebut.

Baca Juga :  Mendagri Tunjuk Ridwan Rumasukun Plh Gubernur Papua

“Dengan pola ini maka Pemprov bisa mendapatkan harga lebih rendah karena membeli langsung dari pabrik. Selanjutnya dijual melalui koperasi dengan harga terjangkau, sehingga turut meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” katanya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya