Selain membangun jembatan,penimbun jalan masuk menuju jembatan yang akan dibangun juga terus dilakukan. Ia mengatakan penimbunan jalan tersebut sudah dilakukan namun kondisi tanah rawa menyebabkan terjadi penurun badan jalan sehingga Ketika terjadi hujan maka jalan tersebut sulit dilewati kendaraan karena tergenang air.
“Untuk jalan masuk kita melakukan penimbunan badan jalan sampai betul-betul padat baru kita melakukan pengaspalan,” ujarnya.
Kampung Mioko berada perisis di bantaran Kali Kamora, kondisi ini juga membuat kampung tersebut sering terendam banjir ketika terjadi hujan lebat dan debit air mengalami kenaikan. “Penanganan selanjutnya harus ada pembuatan talud sehingga ketika terjadi banjir airnya tidak meluap ke kampung,”ujarnya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Selain membangun jembatan,penimbun jalan masuk menuju jembatan yang akan dibangun juga terus dilakukan. Ia mengatakan penimbunan jalan tersebut sudah dilakukan namun kondisi tanah rawa menyebabkan terjadi penurun badan jalan sehingga Ketika terjadi hujan maka jalan tersebut sulit dilewati kendaraan karena tergenang air.
“Untuk jalan masuk kita melakukan penimbunan badan jalan sampai betul-betul padat baru kita melakukan pengaspalan,” ujarnya.
Kampung Mioko berada perisis di bantaran Kali Kamora, kondisi ini juga membuat kampung tersebut sering terendam banjir ketika terjadi hujan lebat dan debit air mengalami kenaikan. “Penanganan selanjutnya harus ada pembuatan talud sehingga ketika terjadi banjir airnya tidak meluap ke kampung,”ujarnya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q