Kepala Suku Besar Mee Dorong Penyelesaian Adat Terkait Tapal Batas di Kapiraya

Dan yang ketiga adalah mandat lembaga adat. Melkias mendorong agar proses penyelesaian tapal batas diserahkan kepada para Kepala Suku, tokoh agama, dan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) melalui musyawarah untuk mufakat. “Kita tidak ingin lagi ada pertikaian yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran Tuhan. Sudah saatnya kita duduk bersama sebagai saudara,” ungkapnya.

Melkias juga memberikan pesan khusus kepada saudara-saudaranya dari Suku Kamoro. Ia berharap para tokoh masyarakat dan lembaga adat Suku Kamoro memiliki kesiapan yang sama untuk berdialog secara adat. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Ribuan Orang Akan Masuk Mimika

Dan yang ketiga adalah mandat lembaga adat. Melkias mendorong agar proses penyelesaian tapal batas diserahkan kepada para Kepala Suku, tokoh agama, dan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) melalui musyawarah untuk mufakat. “Kita tidak ingin lagi ada pertikaian yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran Tuhan. Sudah saatnya kita duduk bersama sebagai saudara,” ungkapnya.

Melkias juga memberikan pesan khusus kepada saudara-saudaranya dari Suku Kamoro. Ia berharap para tokoh masyarakat dan lembaga adat Suku Kamoro memiliki kesiapan yang sama untuk berdialog secara adat. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Homeyo Siaga, Tapi Situasi Terkendali

Berita Terbaru

Artikel Lainnya