Empat Rumah Kontrakan di Gang Nirwana  Ludes Terbakar

Angin Kencang Kian Mempercepat Proses Kabakaran Kontrakan Dua Lantai

WAMENA – Sebanyak empat rumah kontrakan (kost) dua lantai di Gang Nirwana Jalan Safridarwin Wamena terbakar Sabtu (1/8) sekira pukul 16.30 WIT. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy Tohir Sabara mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa titik awal api diduga berasal dari rumah kos yang berada di ujung kanan, kemudian api dengan cepat merambat dan menghanguskan tiga unit rumah kos lainnya.

“Didukung dengan angin yang bertiup kencang saat musim kemarau membuat api merambat dengan cepat membakar 3 bangunan semi permanen itu hingga ludes, namun tak ada korban jiwa dalam insiden ini dan hanya meningalkan kerugian material,” ungkapnya Minggu (2/8) di Wamena.

Baca Juga :  Sempat Turun, Kasus Covid Naik 14 Kasus

Menurutnya, dari keterangan yang diperoleh dari saksi Asmawaty mengaku jika berawal ketika saksi pergi untuk mengambil uang hasil penjualan dengan meninggalkan dua orang anaknya dan dua orang cucunya di rumah. Setelah saksi kembali, saksi melihat telah terdapat asap yang keluar dari rumah. Melihat kejadian tersebut, saksi langsung mengevakuasi kedua anak dan kedua cucunya ke tempat yang aman.

“Setelah berhasil mengevakuasi keluarganya, saksi kembali masuk ke dalam rumah untuk mengambil barang-barang berharga miliknya, kemudian keluar menuju pinggir jalan guna menyelamatkan diri.” jelas Kabag Ops

Angin Kencang Kian Mempercepat Proses Kabakaran Kontrakan Dua Lantai

WAMENA – Sebanyak empat rumah kontrakan (kost) dua lantai di Gang Nirwana Jalan Safridarwin Wamena terbakar Sabtu (1/8) sekira pukul 16.30 WIT. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy Tohir Sabara mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa titik awal api diduga berasal dari rumah kos yang berada di ujung kanan, kemudian api dengan cepat merambat dan menghanguskan tiga unit rumah kos lainnya.

“Didukung dengan angin yang bertiup kencang saat musim kemarau membuat api merambat dengan cepat membakar 3 bangunan semi permanen itu hingga ludes, namun tak ada korban jiwa dalam insiden ini dan hanya meningalkan kerugian material,” ungkapnya Minggu (2/8) di Wamena.

Baca Juga :  BMKG Jayawijaya Peringatkan Warga Antisipasi Fenomena Pancaroba di Bulan April

Menurutnya, dari keterangan yang diperoleh dari saksi Asmawaty mengaku jika berawal ketika saksi pergi untuk mengambil uang hasil penjualan dengan meninggalkan dua orang anaknya dan dua orang cucunya di rumah. Setelah saksi kembali, saksi melihat telah terdapat asap yang keluar dari rumah. Melihat kejadian tersebut, saksi langsung mengevakuasi kedua anak dan kedua cucunya ke tempat yang aman.

“Setelah berhasil mengevakuasi keluarganya, saksi kembali masuk ke dalam rumah untuk mengambil barang-barang berharga miliknya, kemudian keluar menuju pinggir jalan guna menyelamatkan diri.” jelas Kabag Ops

Berita Terbaru

Artikel Lainnya