Pelaku Penembakan di Muliama Diminta Serahkan Diri

Upaya Pengejaran Pelaku Penembakan Bukan Dengan Cara Membunuh Dibalas Dengan Membunuh

WAMENA- Upaya pengejaran terhadap para pelaku penembakan yang terjadi di Muliama dan ruas jalan Wamena Habema, masih terus dilakukan oleh TNI/ Polri.

Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan dari TNI, kehadirannya di Wamena saat ini terus membangun koordinasi dengan satuan -satuan TNI yang ada di Papua Pegunungan, namun untuk detail pelaksanaan tak bisa disampaikan kepada publik.

“Yang jelas tahapan- tahapan sudah dilakukan sehingga dalam waktu dekat ada hasil, namun yang saya harapkan bukan kejahatan dibalas dengan kejahatan lagi, namun yang saya harapkan para pelaku bisa menyerahkan diri itu lebih baik agar bisa diproses hukum,”ungkapnya Sabtu (19/9) di Wamena.

Baca Juga :  Cegah Covid-19, Peserta RDP Lapago Dibatasi

Kata Robby Suryadi, dalam penindakan para pelaku penembakan itu yang dikedepankan adalah proses hukum, bukan dengan cara membunuh dibalas juga dengan membunuh, atau darah di balas darah, tentunya hal ini akan terus menebarkan kebencian yang tak ada habisnya dan akan diteruskan turun -temurun.

“Sekali lagi saya ingin sampaikan kepada para pelaku untuk menyerahkan diri, kami tidak ingin lagi menyelesaikan masalah ini dengan cara balas membalas artinya membunuh dibalas dengan membunuh, tentunya ini akan terus menanamkan kebencian,” katanya.

Menurutnya, apabila penindakan dengan cara membunuh dibalas dengan membunuh tentunya tidak akan menyelesaikan permasalahan ini, namun sebaliknya akan memperkeruh situasi saat ini bahkan tentunya akan lebih banyak korban. Oleh karena itu, TNI mengharapkan agar penindakan yang dilakukan lebih kepada prosedur hukum.

Baca Juga :  Pastikan IGD RSUD Wamena Kembali Beroperasi

Upaya Pengejaran Pelaku Penembakan Bukan Dengan Cara Membunuh Dibalas Dengan Membunuh

WAMENA- Upaya pengejaran terhadap para pelaku penembakan yang terjadi di Muliama dan ruas jalan Wamena Habema, masih terus dilakukan oleh TNI/ Polri.

Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan dari TNI, kehadirannya di Wamena saat ini terus membangun koordinasi dengan satuan -satuan TNI yang ada di Papua Pegunungan, namun untuk detail pelaksanaan tak bisa disampaikan kepada publik.

“Yang jelas tahapan- tahapan sudah dilakukan sehingga dalam waktu dekat ada hasil, namun yang saya harapkan bukan kejahatan dibalas dengan kejahatan lagi, namun yang saya harapkan para pelaku bisa menyerahkan diri itu lebih baik agar bisa diproses hukum,”ungkapnya Sabtu (19/9) di Wamena.

Baca Juga :  Penyaluran Bantuan Sesuai Data, Jangan Ciptakan Isu yang Tak Benar

Kata Robby Suryadi, dalam penindakan para pelaku penembakan itu yang dikedepankan adalah proses hukum, bukan dengan cara membunuh dibalas juga dengan membunuh, atau darah di balas darah, tentunya hal ini akan terus menebarkan kebencian yang tak ada habisnya dan akan diteruskan turun -temurun.

“Sekali lagi saya ingin sampaikan kepada para pelaku untuk menyerahkan diri, kami tidak ingin lagi menyelesaikan masalah ini dengan cara balas membalas artinya membunuh dibalas dengan membunuh, tentunya ini akan terus menanamkan kebencian,” katanya.

Menurutnya, apabila penindakan dengan cara membunuh dibalas dengan membunuh tentunya tidak akan menyelesaikan permasalahan ini, namun sebaliknya akan memperkeruh situasi saat ini bahkan tentunya akan lebih banyak korban. Oleh karena itu, TNI mengharapkan agar penindakan yang dilakukan lebih kepada prosedur hukum.

Baca Juga :  BPBD Jayawijaya Masih Fokus Pembukaan Akses Logistik ke Kampung Pobiatma

Berita Terbaru

Artikel Lainnya