Mobil Telah Ditemukan, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Menyikapi modus operandi penjahat yang memanfaatkan mobil sewaan, Kapolres Mimika mewanti-wanti para penyedia jasa rental di Kota Timika agar memperketat prosedur verifikasi administrasi calon pengguna kendaraan. “Setiap rental mobil wajib meminta identitas penyewa. Ini untuk meminimalisir penyalahgunaan kendaraan,” tegas Alredo.

Peristiwa penganiayaan berdarah ini terjadi pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 12.25 WIT. Saat itu, korban Eliu Hagabal bersama rekan perempuannya, YW (24), dipepet dan dihadang oleh tiga orang tak dikenal yang keluar dari mobil Avanza tersebut.

Korban menderita sejumlah luka sabetan senjata tajam di sekujur tubuh sebelum akhirnya dievakuasi ke RSUD Mimika. Meski sempat mendapatkan penanganan medis darurat dari tim medis, nyawa pelajar berusia 20 tahun tersebut tidak tertolong.

Baca Juga :  Cegah Covid 19, YPMAK Serahkan Bantuan Rp 5 M dan Peralatan

Eliu dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat pada Selasa sore sekitar pukul 17.30 WIT. Kepolisian memastikan proses hukum terus berjalan untuk menangkap seluruh komplotan pelaku. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Menyikapi modus operandi penjahat yang memanfaatkan mobil sewaan, Kapolres Mimika mewanti-wanti para penyedia jasa rental di Kota Timika agar memperketat prosedur verifikasi administrasi calon pengguna kendaraan. “Setiap rental mobil wajib meminta identitas penyewa. Ini untuk meminimalisir penyalahgunaan kendaraan,” tegas Alredo.

Peristiwa penganiayaan berdarah ini terjadi pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 12.25 WIT. Saat itu, korban Eliu Hagabal bersama rekan perempuannya, YW (24), dipepet dan dihadang oleh tiga orang tak dikenal yang keluar dari mobil Avanza tersebut.

Korban menderita sejumlah luka sabetan senjata tajam di sekujur tubuh sebelum akhirnya dievakuasi ke RSUD Mimika. Meski sempat mendapatkan penanganan medis darurat dari tim medis, nyawa pelajar berusia 20 tahun tersebut tidak tertolong.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Bantu Cor Lapangan di SMP Yapis Merauke

Eliu dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat pada Selasa sore sekitar pukul 17.30 WIT. Kepolisian memastikan proses hukum terus berjalan untuk menangkap seluruh komplotan pelaku. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya