Dorong Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, saat menandatangani komitmen penghapusan kekerasan terhadap anak, usai seminar sehari tentang Perlindungan Anak di Kabupaten Jayapura di aula lantai tiga Kantor Bupati Jayapura, Rabu (27/2).(FOTO : Yewen/Cepos)


SENTANI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura bersama para tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) peduli anak berkomitmen untuk terus mendorong penghapusan kekerasan anak di Kabupaten Jayapura.

Untuk mewujudkan Kabupaten Jayapura sebagai kabupaten layak anak dan ramah anak, maka semua pihak sepakat bergandengan tangan dan bekerjasama  guna menghapus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Jayapura.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, mengungkapkan, Kabupaten Jayapura sudah dicanangkan jadi kabupaten layak anak dan ramah anak, karena itu, pihaknya sepakat untuk memulai dari kampung layak anak dan ramah anak.

Baca Juga :  Oknum Warga Rusak Puskesmas Lereh

“Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jayapura, LSM, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lainnya jika diorganisir secara baik, maka akan menjadi kekuatan yang besar dalam mewujudkan kabupaten layak anak atau ramah anak,”ungkapnya kepada wartawan usai mengikuti seminar sehari tentang perlindungan anak di aula lantai tiga Kantor Bupati Jayapura, Rabu (27/2).

Mathius berharap, komitmen yang dilakukan ini dengan semua stakeholder dapat mewujudkan Kabupaten Jayapura sebagai kabupaten layak anak. Apalagi gereja juga telah hadir untuk memberikan dukungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jayapura, Maria Bano menjelaskan, pertamuan tentang perlindungan anak dengan melibatkan pihak gereja ini merupakan pertemuan yang ketiga. Oleh karena itu, pihaknya berharap dengan komitmen yang telah dibuat ini dapat mengurangi dan memutuskan angka kekerasan terhadap anak di Kabupaten Jayapura.(bet/tho)

Baca Juga :  Laka Lalu Lintas di Kampung Waibron, Satu Orang Tewas di Tempat
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, saat menandatangani komitmen penghapusan kekerasan terhadap anak, usai seminar sehari tentang Perlindungan Anak di Kabupaten Jayapura di aula lantai tiga Kantor Bupati Jayapura, Rabu (27/2).(FOTO : Yewen/Cepos)


SENTANI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura bersama para tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) peduli anak berkomitmen untuk terus mendorong penghapusan kekerasan anak di Kabupaten Jayapura.

Untuk mewujudkan Kabupaten Jayapura sebagai kabupaten layak anak dan ramah anak, maka semua pihak sepakat bergandengan tangan dan bekerjasama  guna menghapus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Jayapura.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, mengungkapkan, Kabupaten Jayapura sudah dicanangkan jadi kabupaten layak anak dan ramah anak, karena itu, pihaknya sepakat untuk memulai dari kampung layak anak dan ramah anak.

Baca Juga :  3.538 KK Terima Bantuan Sosial Tahap I

“Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jayapura, LSM, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lainnya jika diorganisir secara baik, maka akan menjadi kekuatan yang besar dalam mewujudkan kabupaten layak anak atau ramah anak,”ungkapnya kepada wartawan usai mengikuti seminar sehari tentang perlindungan anak di aula lantai tiga Kantor Bupati Jayapura, Rabu (27/2).

Mathius berharap, komitmen yang dilakukan ini dengan semua stakeholder dapat mewujudkan Kabupaten Jayapura sebagai kabupaten layak anak. Apalagi gereja juga telah hadir untuk memberikan dukungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jayapura, Maria Bano menjelaskan, pertamuan tentang perlindungan anak dengan melibatkan pihak gereja ini merupakan pertemuan yang ketiga. Oleh karena itu, pihaknya berharap dengan komitmen yang telah dibuat ini dapat mengurangi dan memutuskan angka kekerasan terhadap anak di Kabupaten Jayapura.(bet/tho)

Baca Juga :  Pelantikan DPC BMP RI-Kabupaten Jayapura, Harap Mengawal Program Presiden

Berita Terbaru

Artikel Lainnya