Saturday, January 10, 2026
27.4 C
Jayapura

Ke Depan, Nendali City Dapat Menjadi Ikon Bisnis Baru di Kabupaten Jayapura

SENTANI – Bupati Jayapura, Yunus Wenda, menegaskan bahwa pemerintah daerah membuka ruang seluas-luasnya bagi para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Jayapura. Namun demikian, ia menekankan bahwa setiap investasi harus tetap memperhatikan tatanan adat, budaya, serta kelestarian lingkungan.

“Investasi harus kita terima selama semua memenuhi syarat. Pemerintah membuka diri bagi siapa saja yang ingin berinvestasi di Kabupaten Jayapura. Namun tekanan adat dan lingkungan tetap harus diperhatikan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Bupati Yunus Wenda dalam agenda peletakan batu pertama pembangunan Nendali City, Sabtu (22/11).

Bupati berharap pembangunan Nendali City dapat menjadi kawasan bisnis baru yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya di Kampung Nendali, Distrik Sentani. Selain perumahan bersubsidi, proyek ini juga direncanakan menghadirkan pusat perbelanjaan (mall) dan bioskop XXI.

Baca Juga :  Dinkes Diminta Perketat Pengawasan di Bandara Sentani

“Ini menandakan bahwa perkembangan Sentani, terutama Kampung Nendali, akan sangat luar biasa. Masuknya investor bukan hanya membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan PAD bagi pemerintah daerah,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Jayapura juga menyerahkan rumah kepada para Ondoafi dan Kepala Suku Nendali sebagai bentuk penghargaan atas dukungan mereka terhadap pembangunan daerah.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sagita Kasih Karunia, Wansoen Wijaya, menjelaskan bahwa pembangunan Nendali City merupakan kelanjutan dari proyek perumahan bersubsidi yang sebelumnya telah mereka kembangkan pada 2018, yaitu Graha Nendali.

“Tahun ini kami melakukan peletakan batu pertama pembangunan kompleks perumahan bersubsidi Nendali City. Kami akan membangun 220 unit rumah setelah sebelumnya sukses membangun 559 unit rumah di Graha Nendali,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Jayapura Anggarkan Rp1 Miliar untuk MBG

SENTANI – Bupati Jayapura, Yunus Wenda, menegaskan bahwa pemerintah daerah membuka ruang seluas-luasnya bagi para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Jayapura. Namun demikian, ia menekankan bahwa setiap investasi harus tetap memperhatikan tatanan adat, budaya, serta kelestarian lingkungan.

“Investasi harus kita terima selama semua memenuhi syarat. Pemerintah membuka diri bagi siapa saja yang ingin berinvestasi di Kabupaten Jayapura. Namun tekanan adat dan lingkungan tetap harus diperhatikan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Bupati Yunus Wenda dalam agenda peletakan batu pertama pembangunan Nendali City, Sabtu (22/11).

Bupati berharap pembangunan Nendali City dapat menjadi kawasan bisnis baru yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya di Kampung Nendali, Distrik Sentani. Selain perumahan bersubsidi, proyek ini juga direncanakan menghadirkan pusat perbelanjaan (mall) dan bioskop XXI.

Baca Juga :  Menkes Janjikan Tambah Dokter Spesialis Untuk RSUP Jayapura

“Ini menandakan bahwa perkembangan Sentani, terutama Kampung Nendali, akan sangat luar biasa. Masuknya investor bukan hanya membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan PAD bagi pemerintah daerah,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Jayapura juga menyerahkan rumah kepada para Ondoafi dan Kepala Suku Nendali sebagai bentuk penghargaan atas dukungan mereka terhadap pembangunan daerah.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sagita Kasih Karunia, Wansoen Wijaya, menjelaskan bahwa pembangunan Nendali City merupakan kelanjutan dari proyek perumahan bersubsidi yang sebelumnya telah mereka kembangkan pada 2018, yaitu Graha Nendali.

“Tahun ini kami melakukan peletakan batu pertama pembangunan kompleks perumahan bersubsidi Nendali City. Kami akan membangun 220 unit rumah setelah sebelumnya sukses membangun 559 unit rumah di Graha Nendali,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mendagri Keluarkan SK Pengangkatan Bupati - Wakil Bupati Boven Digoel Terpilih

Berita Terbaru

Artikel Lainnya