Penimbunan Lokasi Khalkote Dilakukan 40 Hari Kedepan

SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura memastikan akan segera melanjutkan pekerjaan penimbunan di lokasi yang masih terendam banjir, setelah sempat tertunda akibat proses tender. Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Gilberd R. Yakwart, mengatakan keterlambatan terjadi karena adanya proses tender pekerjaan di bidang pertanahan dan pengadaan barang dan jasa.

“Penimbunan sempat tertunda karena proses tender, namun dalam waktu dekat akan segera dilanjutkan,” ujarnya Rabu (22/4).

Ia menjelaskan, kondisi lokasi saat ini masih tergenang air akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Untuk itu, pemerintah telah menyiapkan konsep penimbunan berdasarkan perhitungan ketinggian debit air.

“Debit air sudah diukur oleh BPBD, sehingga penimbunan akan dilakukan di atas batas ketinggian air tersebut, termasuk hingga badan jalan,” jelasnya.

Baca Juga :  95 Persen Dana Otsus di Disdik Untuk Biayai Guru Kontrak

Langkah ini diambil sebagai upaya mengantisipasi potensi banjir susulan, terutama jika curah hujan kembali meningkat.
Gilberd menambahkan, pekerjaan penimbunan ditargetkan berlangsung sekitar 40 hari. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur pendukung di lokasi tersebut.

SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura memastikan akan segera melanjutkan pekerjaan penimbunan di lokasi yang masih terendam banjir, setelah sempat tertunda akibat proses tender. Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Gilberd R. Yakwart, mengatakan keterlambatan terjadi karena adanya proses tender pekerjaan di bidang pertanahan dan pengadaan barang dan jasa.

“Penimbunan sempat tertunda karena proses tender, namun dalam waktu dekat akan segera dilanjutkan,” ujarnya Rabu (22/4).

Ia menjelaskan, kondisi lokasi saat ini masih tergenang air akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Untuk itu, pemerintah telah menyiapkan konsep penimbunan berdasarkan perhitungan ketinggian debit air.

“Debit air sudah diukur oleh BPBD, sehingga penimbunan akan dilakukan di atas batas ketinggian air tersebut, termasuk hingga badan jalan,” jelasnya.

Baca Juga :  Kelebihan Muatan, Truk Angkut Batu Bata Terperosok

Langkah ini diambil sebagai upaya mengantisipasi potensi banjir susulan, terutama jika curah hujan kembali meningkat.
Gilberd menambahkan, pekerjaan penimbunan ditargetkan berlangsung sekitar 40 hari. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur pendukung di lokasi tersebut.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya