TP-PKK Gencarkan SABUMIL dan Edukasi Cegah Pernikahan Dini

SENTANI – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Jayapura menggelar kegiatan Gerakan Sapa Ibu Hamil (SABUMIL) dan sosialisasi pencegahan pernikahan dini serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kantor Distrik Nimboran, Rabu (20/5). Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Jayapura, Anitha Hening Yocku, mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak sekaligus memperkuat ketahanan keluarga di wilayah Kabupaten Jayapura.

Lanjutnya, peserta kegiatan terdiri dari delapan ibu hamil berisiko kekurangan energi kronis (KEK) dan 13 ibu hamil yang telah memasuki trimester ketiga kehamilan. “Saya mengajak seluruh ibu hamil agar dapat menjaga kesehatan mereka masa kehamilan guna mencegah stunting pada anak,” katanya dalam rilis, Rabu (20/5).

Baca Juga :  Selama 2021,  Ada 29 Kasus Pemerkosaan di Kabupaten Jayapura

Menurutnya, masa kehamilan merupakan bagian penting dari seribu hari pertama kehidupan yang sangat menentukan tumbuh kembang anak. Ia menjelaskan, stunting tidak hanya terjadi setelah anak lahir, tetapi dapat dicegah sejak dalam kandungan, terutama bagi ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi.

“Anak sehat dimulai dari kandungan yang dijaga dengan baik. Karena itu ibu hamil wajib rutin memeriksakan kandungan ke puskesmas atau bidan terdekat,” ujarnya.

SENTANI – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Jayapura menggelar kegiatan Gerakan Sapa Ibu Hamil (SABUMIL) dan sosialisasi pencegahan pernikahan dini serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kantor Distrik Nimboran, Rabu (20/5). Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Jayapura, Anitha Hening Yocku, mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak sekaligus memperkuat ketahanan keluarga di wilayah Kabupaten Jayapura.

Lanjutnya, peserta kegiatan terdiri dari delapan ibu hamil berisiko kekurangan energi kronis (KEK) dan 13 ibu hamil yang telah memasuki trimester ketiga kehamilan. “Saya mengajak seluruh ibu hamil agar dapat menjaga kesehatan mereka masa kehamilan guna mencegah stunting pada anak,” katanya dalam rilis, Rabu (20/5).

Baca Juga :  Bermodalkan Tekat dan Kerja Keras, Kini Mampu Produksi Lebih 1.000  Bungkus

Menurutnya, masa kehamilan merupakan bagian penting dari seribu hari pertama kehidupan yang sangat menentukan tumbuh kembang anak. Ia menjelaskan, stunting tidak hanya terjadi setelah anak lahir, tetapi dapat dicegah sejak dalam kandungan, terutama bagi ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi.

“Anak sehat dimulai dari kandungan yang dijaga dengan baik. Karena itu ibu hamil wajib rutin memeriksakan kandungan ke puskesmas atau bidan terdekat,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya