Friday, January 9, 2026
24.7 C
Jayapura

Bupati Jayapura: Tak Boleh Lagi Jualan di Pinggir Jalan

SENTANI – Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menegaskan bahwa ke depan tidak lagi diperbolehkan adanya aktivitas penjualan ikan, daging ayam, maupun komoditas lainnya di pinggir-pinggir jalan di wilayah Kabupaten Jayapura.

Penegasan tersebut disampaikan Yunus Wonda sebagai upaya menata ketertiban kota sekaligus menjaga kebersihan, kesehatan, dan kelancaran lalu lintas. “Berjualan di pinggir jalan itu terlihat kurang baik, menimbulkan kemacetan, bau tidak sedap, dan tentu berdampak pada kesehatan serta lingkungan,” ujar Yunus Wonda belum lama ini.

Ia mencontohkan praktik penjualan ikan dan pemotongan ayam yang kerap dilakukan di pinggir jalan. Menurutnya, kondisi tersebut sangat mengganggu, terlebih saat cuaca panas.

“Bayangkan ikan dan ayam dijual atau dipotong di pinggir jalan. Saat panas, bau akan sangat menyengat. Di sekitar situ ada warga, ada tetangga, ada orang yang lalu-lalang dengan kendaraan. Dampaknya pasti terasa,” tegasnya.

Baca Juga :  Kenaikan Harga Ayam Potong Picu Kekhawatiran Pelaku Usaha Kuliner

Yunus Wonda menambahkan, kebijakan tersebut tidak serta-merta diterapkan tanpa persiapan. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Jayapura masih melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat dan para pedagang.

SENTANI – Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menegaskan bahwa ke depan tidak lagi diperbolehkan adanya aktivitas penjualan ikan, daging ayam, maupun komoditas lainnya di pinggir-pinggir jalan di wilayah Kabupaten Jayapura.

Penegasan tersebut disampaikan Yunus Wonda sebagai upaya menata ketertiban kota sekaligus menjaga kebersihan, kesehatan, dan kelancaran lalu lintas. “Berjualan di pinggir jalan itu terlihat kurang baik, menimbulkan kemacetan, bau tidak sedap, dan tentu berdampak pada kesehatan serta lingkungan,” ujar Yunus Wonda belum lama ini.

Ia mencontohkan praktik penjualan ikan dan pemotongan ayam yang kerap dilakukan di pinggir jalan. Menurutnya, kondisi tersebut sangat mengganggu, terlebih saat cuaca panas.

“Bayangkan ikan dan ayam dijual atau dipotong di pinggir jalan. Saat panas, bau akan sangat menyengat. Di sekitar situ ada warga, ada tetangga, ada orang yang lalu-lalang dengan kendaraan. Dampaknya pasti terasa,” tegasnya.

Baca Juga :  Empat Korban Perdagangan Orang Dipulangkan ke Sukabumi

Yunus Wonda menambahkan, kebijakan tersebut tidak serta-merta diterapkan tanpa persiapan. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Jayapura masih melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat dan para pedagang.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya