Kementerian Kehutanan Mulai Sosialisasikan Indonesia’s Folu Net Sink 2030 di Papeg

WAMENA – Kementerian Kehutanan RI Mulai melakukan sosialisasi Indonesia’s folu Net Sink 2030 di Provinsi Papua Pegunungan dan dilanjutkan dengan penyusunan rencana kerja Nasional, tujuannya bagaimana menterjemahkan atau menghubungkan komitmen nasional terhadap agenda isu gobal dengan kebutuhan di Provinsi Papua Pegunungan.
Staf Ahli menteri Kehutanan Bidang perubahan iklim Prof. Dr. Haruni Krisnawati S.Hut , M,SI menyatakan ditetahui saat ini sektor kehutanan yang Indonesia’s folu Net Sink menjadi tumpuan pencapaian target emisi Indonesia, hampir 60 persen dari pengurangan gas emisi rumah kaca dibebankan kepada sektor Folu dan tentunya kerja sama dengan semua pihak baik pemerintah, swasta, akademisi dan kelompok masyarakat untuk mendukung pencapaian target itu.

Baca Juga :  Demo FPPIP Jangan Bawa Nama Masyarakat Jika Punya Kepentingan

“Provinsi Papua Pegunungan lebih dari 80 persen masih terjaga hutannya dan ini harapannya menjadi provinsi yang menjadi benteng menjaga hutan tropis di Indonesia, mudah -mudahan dukungan dan partisipasi para pihak dan kami optimis bisa mewujudkan program nasional semata, namun juga yang menjadi kebutuhan pembangunan di wilayah ini,” ungkapnya Selasa (21/4) di Hotel Baliem Pilamo Wamena.

Program ini juga berbicara terkait program pembangunan di Provinsi Papua Pegunungan bisa di selaraskan dengan program nasional, dengan cara menjaga kepentingan ekologis, ekonomi dan juga sosial atau kesejahtrahan masyarakat bisa terperhatikan,

“Mudah-mudahan nanti dengan terselesainya rencana kerja Sub nasional di Wilayah ini bisa menjadikan Provinsi Papua Pegunungan salah satu provinsi dengan pengelolaan hutansecara lestari untuk mendapatkan dukungan dan mendatangkan peluang kontribusi Internasional untuk datang ke sini,”jelas Haruni.

Baca Juga :  Zakat  Yang Terkumpul Telah Salurkan ke 16 Perkampungan Muslim

Dalam rencana nasional Indonesia’s folu Net Sink 2030 yang diterjemahkan dalam rencana kerja bidang yang akan disusun , bakal diupayakan bagaimana dalam menentukan lokasi aksi mitigasi terutama areal yang potensi resiko menghasilkan emisi tinggi dan potensi peningkatan serapan tinggi itu yang diprioritaskan.

Di tempat yang sama Pj Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep mengaku, Pemprov Papua Pegunungan berterimakasih kepada Kementerian Kehutanan RI yang memberikan kesempatan untuk wilayah ini menjalankan program Indonesia’s folu Net Sink 2030.

WAMENA – Kementerian Kehutanan RI Mulai melakukan sosialisasi Indonesia’s folu Net Sink 2030 di Provinsi Papua Pegunungan dan dilanjutkan dengan penyusunan rencana kerja Nasional, tujuannya bagaimana menterjemahkan atau menghubungkan komitmen nasional terhadap agenda isu gobal dengan kebutuhan di Provinsi Papua Pegunungan.
Staf Ahli menteri Kehutanan Bidang perubahan iklim Prof. Dr. Haruni Krisnawati S.Hut , M,SI menyatakan ditetahui saat ini sektor kehutanan yang Indonesia’s folu Net Sink menjadi tumpuan pencapaian target emisi Indonesia, hampir 60 persen dari pengurangan gas emisi rumah kaca dibebankan kepada sektor Folu dan tentunya kerja sama dengan semua pihak baik pemerintah, swasta, akademisi dan kelompok masyarakat untuk mendukung pencapaian target itu.

Baca Juga :  Provinsi Papua Pegunungan Resmi Gunakan Kode Plat Nomor PG

“Provinsi Papua Pegunungan lebih dari 80 persen masih terjaga hutannya dan ini harapannya menjadi provinsi yang menjadi benteng menjaga hutan tropis di Indonesia, mudah -mudahan dukungan dan partisipasi para pihak dan kami optimis bisa mewujudkan program nasional semata, namun juga yang menjadi kebutuhan pembangunan di wilayah ini,” ungkapnya Selasa (21/4) di Hotel Baliem Pilamo Wamena.

Program ini juga berbicara terkait program pembangunan di Provinsi Papua Pegunungan bisa di selaraskan dengan program nasional, dengan cara menjaga kepentingan ekologis, ekonomi dan juga sosial atau kesejahtrahan masyarakat bisa terperhatikan,

“Mudah-mudahan nanti dengan terselesainya rencana kerja Sub nasional di Wilayah ini bisa menjadikan Provinsi Papua Pegunungan salah satu provinsi dengan pengelolaan hutansecara lestari untuk mendapatkan dukungan dan mendatangkan peluang kontribusi Internasional untuk datang ke sini,”jelas Haruni.

Baca Juga :  Ratusan Miras, Sajam Serta Ganja Dimusnahkan

Dalam rencana nasional Indonesia’s folu Net Sink 2030 yang diterjemahkan dalam rencana kerja bidang yang akan disusun , bakal diupayakan bagaimana dalam menentukan lokasi aksi mitigasi terutama areal yang potensi resiko menghasilkan emisi tinggi dan potensi peningkatan serapan tinggi itu yang diprioritaskan.

Di tempat yang sama Pj Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep mengaku, Pemprov Papua Pegunungan berterimakasih kepada Kementerian Kehutanan RI yang memberikan kesempatan untuk wilayah ini menjalankan program Indonesia’s folu Net Sink 2030.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya