Wednesday, May 29, 2024
24.7 C
Jayapura

PGGPP Sarankan HUT PI ke 70 Di Lembah Baliem DIlakukan Di Dua Tempat

WAMENA  Saling klaim tempat masuknya injil di Lembah Baliem antara Wilayah Minimo Distrik Maima dan Lekeloakma Distrik Asolokobal membuat Persekutuan Gereja -Gereja Papua pegunungan (PGGPP) menyarankan kepada pemerintah untuk merayakan untuk merayakan Hut PI ke Lembah Baliem di dua tempat tersebut karena injil ini bukan milik satu kelompok saja tapi injil ini datang untuk mempersatukan seluruh masyarakat yang ada di wilayah Papua pegunungan.

Ketua Persatuan Gereja -Gereja Papua pegunungan (PGGPP) Pdt Arie Mabel, Spd, M.Th menyatakan Misionaris yang datang membawa injil di Lembah Baliem itu datang di dua tempat baik di Minimo maupun Lekeloakma dan kedua masyarakat dari wilayah itu menerima injil itu dan memberikan dampak untuk seluruh wilayah Papua pegunungan.

Baca Juga :  PRP Lapago Tidak Demo, Tetap Dukung Demo Tolak DOB

  “Kalau mau dilihat injil yang dibawah para misionaris ini bukan hanya untuk umat Kingme saja yang mengucap syukur, namun semua denominasi gereja yang ada di  Papua pegunungan, untuk saya gereja dan pemerintah itu mintra kerja sehingga kalau bisa dalam perayaan Hut PI di Lembah Baliem yang ke 70 dilakukan di dua tempat ini,”ungkapnya senin (15/3) di Wamena.Ia juga mengajak semua untuk mengerti bahwa hasil dari injil pada 20 April Tahun 1954 di Lembah

  Baliem ini membawa dampak yang luar biasa banyak kader -kader yang muncul baik dalam pemerintahan, keamanan, Pemimpin gereja dan profesi lainnya tanpa memandang dari denominasi gereja mana, menyikapi dua kepenitiaan yang telah dibentuk untuk perayaan Hut PI ke 70 di Lembah Baliem maka pemerintah perlu menyikapi ini dengan merayakan di dua tempat tersebut.

Baca Juga :  Stres Didenda Adat, Seorang Pria Nekat Gantung Diri

WAMENA  Saling klaim tempat masuknya injil di Lembah Baliem antara Wilayah Minimo Distrik Maima dan Lekeloakma Distrik Asolokobal membuat Persekutuan Gereja -Gereja Papua pegunungan (PGGPP) menyarankan kepada pemerintah untuk merayakan untuk merayakan Hut PI ke Lembah Baliem di dua tempat tersebut karena injil ini bukan milik satu kelompok saja tapi injil ini datang untuk mempersatukan seluruh masyarakat yang ada di wilayah Papua pegunungan.

Ketua Persatuan Gereja -Gereja Papua pegunungan (PGGPP) Pdt Arie Mabel, Spd, M.Th menyatakan Misionaris yang datang membawa injil di Lembah Baliem itu datang di dua tempat baik di Minimo maupun Lekeloakma dan kedua masyarakat dari wilayah itu menerima injil itu dan memberikan dampak untuk seluruh wilayah Papua pegunungan.

Baca Juga :  Bupati Banua: Tidak Ada Pilih Kasih dalam Pengurusan KTP dan KK di Dukcapil

  “Kalau mau dilihat injil yang dibawah para misionaris ini bukan hanya untuk umat Kingme saja yang mengucap syukur, namun semua denominasi gereja yang ada di  Papua pegunungan, untuk saya gereja dan pemerintah itu mintra kerja sehingga kalau bisa dalam perayaan Hut PI di Lembah Baliem yang ke 70 dilakukan di dua tempat ini,”ungkapnya senin (15/3) di Wamena.Ia juga mengajak semua untuk mengerti bahwa hasil dari injil pada 20 April Tahun 1954 di Lembah

  Baliem ini membawa dampak yang luar biasa banyak kader -kader yang muncul baik dalam pemerintahan, keamanan, Pemimpin gereja dan profesi lainnya tanpa memandang dari denominasi gereja mana, menyikapi dua kepenitiaan yang telah dibentuk untuk perayaan Hut PI ke 70 di Lembah Baliem maka pemerintah perlu menyikapi ini dengan merayakan di dua tempat tersebut.

Baca Juga :  Dinilai Serius Persiapkan NSF Diapresiasi Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya