WAMENA – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Imlek, Bulan Suci Ramadhan, dan Idul Fitri, Satgas Saber Pangan Polda Papua melaksanakan kegiatan Supervisi, Rapat Koordinasi, dan Sidak di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan Rabu (11/2)
Ketua Satgas Saber Pangan PapuaKetua Satgas Saber Pangan Papua yang juga sebagai Direktur Reskrimsus Polda Papua Kombes Pol Rama Samtama Putra, S,IK, M.Si, MH menyatakan usai tiba di Wamena tim melaksanakan supervisi dan rapat koordinasi di Polres Jayawijaya bersama instansi terkait guna membahas perkembangan harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional maupun ritel modern.
“Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga dan mencegah praktik penimbunan atau distribusi yang tidak sesuai ketentuan. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan stok aman dan harga tetap terkendali, sehingga masyarakat tidak terbebani menjelang hari besar keagamaan,” ungkapnya Kamis (12/2) di Wamena.
Ia jua mengaku dalam pelaksanaan sidak di Pasar Potikelek Wamena hasil pengecekan di tingkat pedagang dan distributor, diperoleh kisaran harga untuk Cabai rawit dan cabai keriting: Rp120.000/kg, Bawang merah: Rp70.000/kg, Bawang putih: Rp60.000/kg, Beras premium: Rp25.000–Rp28.000/kg, Beras medium: Rp25.000/kg, Tepung terigu: Rp20.000/kg, Telur: Rp90.000/rak, Minyak goreng: Rp35.000–Rp40.000/kg
“Kami juga melakukan pengecekan stok di gudang salah satu distributor di Jayawijaya. Tercatat ketersediaan beras premium dan medium sekitar 1.000 ton, gula sekitar 150 ton, serta minyak goreng sekitar 1.000 karton.”jelas Rama
Dir Krimsus juga mengaku, secara umum, stok bahan pokok dinyatakan dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan keterangan distributor, harga jual yang berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dipengaruhi oleh tingginya biaya transportasi dari Jayapura dan Timika menuju Wamena.
“Satgas Saber Pangan Polda Papua akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan menjamin kelancaran distribusi bahan pokok di wilayah Papua Pegunungan.”beber Kombes Pol Rama Samtama Putra.