Bantuan KAT Mulai Disalurkan

WAMENA–Bantuan usaha dari Dinas Sosial dalam program Komunitas Masyarakat Terpencil (KAT) mulai disalurkan bagi 3 distrik yakni Distrik Nanggo Trikora, Tailarek dan Walaik.

Kepala Dinas Sosial, Kabupaten Jayawijaya,  Nickolas Itlay menyatakan, bantuan untuk KAT ini berhubungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, di mana pemerintah melalui Dinas Sosial membantu mereka untuk membuka usaha, seperti yang dilakukan di Distrik Trikora, Tailarek dan Walaik.

“Distrik Trikora ada 6 kampung yang kita bantu agar mereka di sana memiliki usaha kelompok seperti kios yang bisa dibuka di kampung atau distrik agar ada perputaran uang di sana demi meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata mantan kepala Distrik Hubikosi, Jumat (11/11), kemarin.

Baca Juga :  Tetapkan Status KLB Campak di Jayawijaya

Menurutnya, bantuan ini bersumber dari dana Otsus Provinsi Papua, namun dalam penyerahannya tidak berbentuk uang tunai, namun dalam bentuk Sembako yang siap diperdagangkan kembali disana, sehingga kebutuhan masyarakat juga dapat dipenuhi disana.

“Untuk Distrik Trikora ada dua kampung yang belum kita salurkan karena poenerbangan yang susah untuk kesana, namun kita akan upayakan mengirim logistik tersebut dengan pesawat Maff,” jelas Nickolas Itlay

Mantan kepala Distrik Hubikosi mengaku, program KAT ini tidak diperuntukan bagi semua distrik yang ada di Jayawijaya, hanya distrik yang sulit dijangkau oleh pemerintah saja, sehingga yang dapatkan bantuan itu seperti Distrik Trikora, Walaik, Tailarek.

Program ini akan berkelanjutan setiap tahun agar pengembangan perekonomian di kampun-kampung, khusus di distrik yang sulit dijangkau itu bisa berjalan dengan baik untuk menunjang kehidupan masyarakat atau kelompok usaha di sana. (jo/tho)

Baca Juga :  Hasil Pengembangan Kasus Penadah, Pelaku Penjual Motor Curian Tertangkap

WAMENA–Bantuan usaha dari Dinas Sosial dalam program Komunitas Masyarakat Terpencil (KAT) mulai disalurkan bagi 3 distrik yakni Distrik Nanggo Trikora, Tailarek dan Walaik.

Kepala Dinas Sosial, Kabupaten Jayawijaya,  Nickolas Itlay menyatakan, bantuan untuk KAT ini berhubungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, di mana pemerintah melalui Dinas Sosial membantu mereka untuk membuka usaha, seperti yang dilakukan di Distrik Trikora, Tailarek dan Walaik.

“Distrik Trikora ada 6 kampung yang kita bantu agar mereka di sana memiliki usaha kelompok seperti kios yang bisa dibuka di kampung atau distrik agar ada perputaran uang di sana demi meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata mantan kepala Distrik Hubikosi, Jumat (11/11), kemarin.

Baca Juga :  BLT Sembako Alternatif dan BBM Mulai Disalurkan Bagi Warga di 328 Kampung

Menurutnya, bantuan ini bersumber dari dana Otsus Provinsi Papua, namun dalam penyerahannya tidak berbentuk uang tunai, namun dalam bentuk Sembako yang siap diperdagangkan kembali disana, sehingga kebutuhan masyarakat juga dapat dipenuhi disana.

“Untuk Distrik Trikora ada dua kampung yang belum kita salurkan karena poenerbangan yang susah untuk kesana, namun kita akan upayakan mengirim logistik tersebut dengan pesawat Maff,” jelas Nickolas Itlay

Mantan kepala Distrik Hubikosi mengaku, program KAT ini tidak diperuntukan bagi semua distrik yang ada di Jayawijaya, hanya distrik yang sulit dijangkau oleh pemerintah saja, sehingga yang dapatkan bantuan itu seperti Distrik Trikora, Walaik, Tailarek.

Program ini akan berkelanjutan setiap tahun agar pengembangan perekonomian di kampun-kampung, khusus di distrik yang sulit dijangkau itu bisa berjalan dengan baik untuk menunjang kehidupan masyarakat atau kelompok usaha di sana. (jo/tho)

Baca Juga :  Mendes PDTT Buka Rakornas Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal

Berita Terbaru

Artikel Lainnya