Saturday, March 7, 2026
26.9 C
Jayapura

Kini dari Nabire ke Jakarta Tak Perlu Transit di Timika atau Jayapura

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Perhubungan memastikan maskapai Batik Air akan mulai melayani penerbangan perdana pada 30 Maret 2026 dengan rute Nabire–Ambon–Jakarta dan sebaliknya.

Kepala Bidang Udara Dinas Perhubungan Papua Tengah, Ricky Samuel Limbong melalui Kepala Seksi Fasilitas Bandar Udara Dishub Papua Tengah, Frengky Sadi, menyampaikan bahwa seluruh proses administrasi dan koordinasi telah rampung.

“Penerbangan perdana dijadwalkan tanggal 30 Maret 2026. Rutenya Nabire–Ambon–Jakarta dan kembali dari Jakarta–Ambon–Nabire. Semua sudah deal dan siap beroperasi,” ujar Frengky kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa, (3/3/2026).

Ia menjelaskan, kehadiran Batik Air merupakan kelanjutan dari upaya pemerintah daerah dalam menambah maskapai penumpang yang melayani Papua Tengah. Sebelumnya sempat terjadi penyesuaian jadwal dengan maskapai lain, namun kini seluruhnya telah disepakati.

Baca Juga :  3.980 Polisi Akan Disebar ke Papua Tengah dan Papua Pegunungan

“Ini memang kelanjutan dari tahun lalu. Waktu itu ada penyesuaian jadwal, tapi sekarang sudah final dan siap jalan,” jelasnya.

Menurut Frengky, pembukaan rute ini akan sangat membantu masyarakat, khususnya dari wilayah pegunungan di delapan kabupaten Papua Tengah, yang selama ini harus transit melalui Timika atau Jayapura untuk melanjutkan perjalanan ke luar Papua.

“Sekarang masyarakat dari pegunungan tidak perlu lagi transit di Timika atau Jayapura. Bisa langsung melalui Nabire untuk ke Ambon maupun Jakarta. Ini tentu mempermudah dan menghemat waktu serta biaya,” katanya.

“Kami sudah koordinasikan lewat dinas kabupaten supaya masyarakat tahu. Jadi tidak perlu lagi bermalam atau transit lama di kota lain. Dari Nabire sudah tersedia penerbangan langsung,” tambahnya.

Baca Juga :  Turnamen Badai Cartenz Diikuti 20 Tim

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Perhubungan memastikan maskapai Batik Air akan mulai melayani penerbangan perdana pada 30 Maret 2026 dengan rute Nabire–Ambon–Jakarta dan sebaliknya.

Kepala Bidang Udara Dinas Perhubungan Papua Tengah, Ricky Samuel Limbong melalui Kepala Seksi Fasilitas Bandar Udara Dishub Papua Tengah, Frengky Sadi, menyampaikan bahwa seluruh proses administrasi dan koordinasi telah rampung.

“Penerbangan perdana dijadwalkan tanggal 30 Maret 2026. Rutenya Nabire–Ambon–Jakarta dan kembali dari Jakarta–Ambon–Nabire. Semua sudah deal dan siap beroperasi,” ujar Frengky kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa, (3/3/2026).

Ia menjelaskan, kehadiran Batik Air merupakan kelanjutan dari upaya pemerintah daerah dalam menambah maskapai penumpang yang melayani Papua Tengah. Sebelumnya sempat terjadi penyesuaian jadwal dengan maskapai lain, namun kini seluruhnya telah disepakati.

Baca Juga :  Pemprov Gelar Apel Siaga, Wujudkan Pemilu Damai, Aman dan Berintegritas

“Ini memang kelanjutan dari tahun lalu. Waktu itu ada penyesuaian jadwal, tapi sekarang sudah final dan siap jalan,” jelasnya.

Menurut Frengky, pembukaan rute ini akan sangat membantu masyarakat, khususnya dari wilayah pegunungan di delapan kabupaten Papua Tengah, yang selama ini harus transit melalui Timika atau Jayapura untuk melanjutkan perjalanan ke luar Papua.

“Sekarang masyarakat dari pegunungan tidak perlu lagi transit di Timika atau Jayapura. Bisa langsung melalui Nabire untuk ke Ambon maupun Jakarta. Ini tentu mempermudah dan menghemat waktu serta biaya,” katanya.

“Kami sudah koordinasikan lewat dinas kabupaten supaya masyarakat tahu. Jadi tidak perlu lagi bermalam atau transit lama di kota lain. Dari Nabire sudah tersedia penerbangan langsung,” tambahnya.

Baca Juga :  3.980 Polisi Akan Disebar ke Papua Tengah dan Papua Pegunungan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya