alexametrics
26.7 C
Jayapura
Thursday, May 19, 2022

Perum Damri Masih Tetap Layani 6 Trayek 

MERAUKE–Perum Damri Cabang Merauke  di tahun 2022  ini masih melayani 6  trayek dengan mengoperasikan 10  armada yang dimilikinya.  Kepala Perum Damri Cabang Merauke, Simon P. Yamlean, saat ditemui media ini mengungkapkan, belum ada penambahan trayek di tahun  2022 ini. Trayek yang ada masih sama dengan tahun 2021.

Trayek tersebut adalah Merauke-Sota, Erambu-Toray,  Merauke-Muting, Merauke-Tanah Merah, Merauke-Jagebob dan Merauke-Kurik.   Simon Yamlean menjelaskan, penambahan trayek tersebut disesuaikan dengan kondisi jalan yang ada di Merauke.  ‘’Kalau trayeknya ada, maka kami survey terlebih dahulu untuk kita usulkan ke pusat gunamendapat alokasi tahun berikutnya,’’ jelasnya.

Kendati tidak ada penambahan trayek, namun program sampai 2025, jelas Simon Yamlean, pihaknya akan mengajukan trayek baru Merauke-Domande dan Merauke-Ulilin. ‘’Itu memang kami sudah survey dan mudah-mudahan nanti mendapat persetujuan,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Jalan Raya Mandala Dipermulus

Ditanya lebih lanjut apakah sejauh ini  sudah ada trayek yang dihentikan karena kondisi  jalan yang rusak, Simon Yamlean mengaku selama ini belum ada. Tapi, trayek yang ada tersebut tetap berjalan. Kalaupun ada jalan yang rusak, maka pihaknya  menunggu jalan tersebut diperbaiki baru beroperasi kembali ke trayek itu.

Simon menjelaskan bahwa trayek Damri tetap dioperasikan  karena sangat dibutuhkan warga  terutama masyarakat kurang mampu. Sebab,  selain  sangat terjangkau masyarakat  yang naik rata-rata membawa hasil pertanian mereka ke kota untuk dijual.

‘’Umumnya yang  menggunakan Damri ini adalah warga yang kurang mampu. Kalau mereka  yang  sudah mampu, kebanyakan memiliki sepeda motor,’’jelasnya. 

Baca Juga :  Kapolres Bagikan Paket Bantuan Belajar

Untuk trayek Merauke-Tanah Merah misalnya, jika dengan Hilux biaya antara Rp 500.000-700.000. Tapi dengan Damri   hanya Rp 300.000. (ulo/tho)   

MERAUKE–Perum Damri Cabang Merauke  di tahun 2022  ini masih melayani 6  trayek dengan mengoperasikan 10  armada yang dimilikinya.  Kepala Perum Damri Cabang Merauke, Simon P. Yamlean, saat ditemui media ini mengungkapkan, belum ada penambahan trayek di tahun  2022 ini. Trayek yang ada masih sama dengan tahun 2021.

Trayek tersebut adalah Merauke-Sota, Erambu-Toray,  Merauke-Muting, Merauke-Tanah Merah, Merauke-Jagebob dan Merauke-Kurik.   Simon Yamlean menjelaskan, penambahan trayek tersebut disesuaikan dengan kondisi jalan yang ada di Merauke.  ‘’Kalau trayeknya ada, maka kami survey terlebih dahulu untuk kita usulkan ke pusat gunamendapat alokasi tahun berikutnya,’’ jelasnya.

Kendati tidak ada penambahan trayek, namun program sampai 2025, jelas Simon Yamlean, pihaknya akan mengajukan trayek baru Merauke-Domande dan Merauke-Ulilin. ‘’Itu memang kami sudah survey dan mudah-mudahan nanti mendapat persetujuan,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Mentan Akan Tambah Alokasi Pupuk Subsidi di Merauke

Ditanya lebih lanjut apakah sejauh ini  sudah ada trayek yang dihentikan karena kondisi  jalan yang rusak, Simon Yamlean mengaku selama ini belum ada. Tapi, trayek yang ada tersebut tetap berjalan. Kalaupun ada jalan yang rusak, maka pihaknya  menunggu jalan tersebut diperbaiki baru beroperasi kembali ke trayek itu.

Simon menjelaskan bahwa trayek Damri tetap dioperasikan  karena sangat dibutuhkan warga  terutama masyarakat kurang mampu. Sebab,  selain  sangat terjangkau masyarakat  yang naik rata-rata membawa hasil pertanian mereka ke kota untuk dijual.

‘’Umumnya yang  menggunakan Damri ini adalah warga yang kurang mampu. Kalau mereka  yang  sudah mampu, kebanyakan memiliki sepeda motor,’’jelasnya. 

Baca Juga :  Musim Kemarau, Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan

Untuk trayek Merauke-Tanah Merah misalnya, jika dengan Hilux biaya antara Rp 500.000-700.000. Tapi dengan Damri   hanya Rp 300.000. (ulo/tho)   

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/