Tim Gabungan Sisir Lokasi hingga 6 Kilometer

Soal Pencarian Warga Hilang di Hutan Muara Kali Moi

MERAUKE – Personel Polsek Kimaam melalui Polsubsektor Waan bersama Tim SAR, Koramil, dan masyarakat setempat terus melakukan pencarian terhadap Tinus Samkakai, warga yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Muara Kali Moi, Distrik Waan, Kabupaten Merauke.

Pencarian kembali dilakukan pada Sabtu (10/10). Tim gabungan mulai bergerak menuju Muara Kali Moi sekitar pukul 07.00 WIT menggunakan perahu motor atau spit. Namun, perjalanan melalui jalur kali terkendala kondisi sungai yang sempit dan mengalami kekeringan.

Akibatnya, tim gabungan bersama masyarakat harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih enam kilometer untuk mencapai lokasi yang menjadi sasaran pencarian.

Baca Juga :  Kapolres Sebut Dua Warga Senayu yang Sempat Diamankan Adalah Korban 

Setibanya di lokasi, Tim SAR melakukan penyisiran di sekitar tempat yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban. Pencarian juga dibantu menggunakan pesawat tanpa awak atau drone untuk memperluas jangkauan pemantauan.

Namun, hingga pencarian dihentikan sekitar pukul 15.30 WIT, Tinus Samkakai belum berhasil ditemukan. Berdasarkan keterangan saksi, Sakarias Klapa, korban bersama lima orang rekannya berangkat berburu rusa ke arah Muara Kali Moi pada Sabtu (3/10).

Sehari kemudian, lima rekannya kembali dan menyampaikan bahwa Tinus Samkakai tidak ikut pulang bersama mereka. Mengetahui hal tersebut, masyarakat setempat kemudian melakukan pencarian secara mandiri di kawasan hutan, tetapi belum membuahkan hasil.

Soal Pencarian Warga Hilang di Hutan Muara Kali Moi

MERAUKE – Personel Polsek Kimaam melalui Polsubsektor Waan bersama Tim SAR, Koramil, dan masyarakat setempat terus melakukan pencarian terhadap Tinus Samkakai, warga yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Muara Kali Moi, Distrik Waan, Kabupaten Merauke.

Pencarian kembali dilakukan pada Sabtu (10/10). Tim gabungan mulai bergerak menuju Muara Kali Moi sekitar pukul 07.00 WIT menggunakan perahu motor atau spit. Namun, perjalanan melalui jalur kali terkendala kondisi sungai yang sempit dan mengalami kekeringan.

Akibatnya, tim gabungan bersama masyarakat harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih enam kilometer untuk mencapai lokasi yang menjadi sasaran pencarian.

Baca Juga :  Tertib Adminduk, Warga Harus Ber-KTP Sesuai Domisili

Setibanya di lokasi, Tim SAR melakukan penyisiran di sekitar tempat yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban. Pencarian juga dibantu menggunakan pesawat tanpa awak atau drone untuk memperluas jangkauan pemantauan.

Namun, hingga pencarian dihentikan sekitar pukul 15.30 WIT, Tinus Samkakai belum berhasil ditemukan. Berdasarkan keterangan saksi, Sakarias Klapa, korban bersama lima orang rekannya berangkat berburu rusa ke arah Muara Kali Moi pada Sabtu (3/10).

Sehari kemudian, lima rekannya kembali dan menyampaikan bahwa Tinus Samkakai tidak ikut pulang bersama mereka. Mengetahui hal tersebut, masyarakat setempat kemudian melakukan pencarian secara mandiri di kawasan hutan, tetapi belum membuahkan hasil.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya