Siapkan Masuk Dunia Kerja
MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali menggelar pelatihan keterampilan bagi lulusan SMA dan SMK Orang Asli Papua untuk mempersiapkan generasi muda memasuki dunia kerja maupun merintis usaha mandiri.
Kegiatan yang memasuki tahun kedua tersebut diikuti 115 peserta dengan lima bidang pelatihan, yakni teknik pengelasan, tata boga, tata busana, broadcasting, dan kecantikan (beauty class).
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari pendidikan vokasi yang bertujuan membekali peserta dengan keterampilan praktis agar mampu menerapkan pengetahuan dalam kehidupan dan dunia kerja.
“Manfaatkan peluang, manfaatkan waktu, dan manfaatkan pelatihan ini untuk memperoleh ilmu serta keterampilan sebanyak mungkin sebagai bekal kehidupan di masa yang akan datang. Keterampilan ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah kita,” ujar Apolo saat membuka kegiatan pelatihan di Merauke, Senin (12/10).
Ia menjelaskan, pendidikan tidak hanya bertujuan membentuk peserta didik yang memiliki pengetahuan, tetapi juga karakter dan keterampilan. Menurutnya, pendidikan harus mencakup nilai atau karakter, pengetahuan, serta kemampuan untuk melakukan atau menerapkan sesuatu secara nyata.
Apolo juga mendorong para peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh karena kesempatan tersebut sangat berharga untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja maupun membuka usaha mandiri.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan, Paskalis Prayitno, mengatakan program pelatihan ini merupakan bentuk pelayanan pendidikan bagi lulusan SMA dan SMK Orang Asli Papua yang ingin melanjutkan ke dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan formal.