Seorang Pemuda Nekat Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri di Dapur

WAMENA – Seorang Pemuda atas nama TRP (28) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dapur rumahnya yang tepatnya di wilayah kelurahan Sinakma Distrik Wamena Kota, Kamis (9/4).

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH, membenarkan adanya aksi gantung diri yang dilakukan oleh korban TRP (28) tahun di dapur rumahnya sendiri, namun untuk alasannya sampai saat ini kepolisian masih mendalami dengan meminta keterangan dari keluarganya terkait kasus tersebut.

“Benar, ada salah satu warga di Sinakma yang nekat mengakhiri hidupnya, namun untuk motifnya masih kita dalami dari pihak keluarga, sebab dari hasil visum tak ada tanda -tanda kekerasan fisik yang dialami oleh Korban TRP,”ungkapnya Jumat (10/4)

Baca Juga :  Polres Jayapura Bersama Polsek Jajaran Tanam 1000 Bibit Pohon

Menurutnya, sejak pukul 06.00 WIT, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan orang meninggal dunia dengan cara gantung diri, setelah personel mendatangi TKP, selanjutnya melakukan pengamanan lokasi serta mencari dan memintai keterangan dari saksi-saksi.

“Berdasarkan keterangan saksi, sekira pukul 18.30 WIT korban berada di ruang tamu dalam keadaan duduk sambil makan dan bermain handphone. Selanjutnya sekitar pukul 19.00 WIT korban masuk ke kamar dan masih bermain handphone sambil berbaring,”jelas Marcel.

Kata Marcelino, korban ditemukan pada pukul 05.30 WIT, oleh saksi dalam keadaan tergantung di dapur rumah, seketika saksi memanggil suaminya dan menghubungi pihak keluarga, selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polres Jayawijaya.

Baca Juga :  Komisi A Dukung Rehabilitasi Anak Aibon

WAMENA – Seorang Pemuda atas nama TRP (28) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dapur rumahnya yang tepatnya di wilayah kelurahan Sinakma Distrik Wamena Kota, Kamis (9/4).

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH, membenarkan adanya aksi gantung diri yang dilakukan oleh korban TRP (28) tahun di dapur rumahnya sendiri, namun untuk alasannya sampai saat ini kepolisian masih mendalami dengan meminta keterangan dari keluarganya terkait kasus tersebut.

“Benar, ada salah satu warga di Sinakma yang nekat mengakhiri hidupnya, namun untuk motifnya masih kita dalami dari pihak keluarga, sebab dari hasil visum tak ada tanda -tanda kekerasan fisik yang dialami oleh Korban TRP,”ungkapnya Jumat (10/4)

Baca Juga :  Komisi A Dukung Rehabilitasi Anak Aibon

Menurutnya, sejak pukul 06.00 WIT, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan orang meninggal dunia dengan cara gantung diri, setelah personel mendatangi TKP, selanjutnya melakukan pengamanan lokasi serta mencari dan memintai keterangan dari saksi-saksi.

“Berdasarkan keterangan saksi, sekira pukul 18.30 WIT korban berada di ruang tamu dalam keadaan duduk sambil makan dan bermain handphone. Selanjutnya sekitar pukul 19.00 WIT korban masuk ke kamar dan masih bermain handphone sambil berbaring,”jelas Marcel.

Kata Marcelino, korban ditemukan pada pukul 05.30 WIT, oleh saksi dalam keadaan tergantung di dapur rumah, seketika saksi memanggil suaminya dan menghubungi pihak keluarga, selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polres Jayawijaya.

Baca Juga :  Program Gabus Konsisten Dilakukan 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya