Bukan Mistis Tapi Fenomena Alam, Sendimen dan Sampah Memperparah

Danau Meluap, Masyarakat Kampung Turun ke Muara “Kuras” Air Danau Sentani

Puluhan orang berkumpul di Kali Jaifuri pada Jumat (10/4) kemarin. Hanya saja ini bukan untuk perayaan melainkan untuk “menguras” air Danau Sentani yang naik melebihi normal. Seperti apa upaya yang dilakukan.

Laporan:Yohana_Sentani

Suasana di tepian Danau Sentani tidak lagi tenang seperti biasanya. Air yang terus naik selama hampir dua minggu terakhir membuat warga di sekitarnya cemas. Tak hanya naik melebihi batas normal, goncangan ombak juga membuat penduduk di danau tak tenang. Pasalnya gelombang inilah yang justru membuat banyak barang rusak.

Tiang-tiang rumah juga dikhawatirkan akan terganggu karena dorongan gelombang. Setelah kondisi tersebut diamati ternyata satu persoal lainnya berada di Kali Jaifuri. Kali ini menjadi satu pintu keluar air danau menuju laut dan setelah diteliti ternyata di sisi muara kali mengalami penyumbatan.

Baca Juga :  PON dan Peparnas Tak Berdampak ke PAD Kab. Jayapura

Ada banyak kayu gelondongan yang tertumpuk sehingga menghambat arus air dan ketinggian air menjadi lambat surut. Dari sinilah pemerintah bersama masyarakat di Kampung Yokiwa menyepakati untuk membersihkan titik muara kali. Masyarakat, para ASN, pemuda gereja, ormas termasuk TNI Polri berkumpul sejak pagi dan langsung mendengarkan arahan. Usai itu semua menuju bibir dermaga menaiki speedboat menuju lokasi muara.

Danau Meluap, Masyarakat Kampung Turun ke Muara “Kuras” Air Danau Sentani

Puluhan orang berkumpul di Kali Jaifuri pada Jumat (10/4) kemarin. Hanya saja ini bukan untuk perayaan melainkan untuk “menguras” air Danau Sentani yang naik melebihi normal. Seperti apa upaya yang dilakukan.

Laporan:Yohana_Sentani

Suasana di tepian Danau Sentani tidak lagi tenang seperti biasanya. Air yang terus naik selama hampir dua minggu terakhir membuat warga di sekitarnya cemas. Tak hanya naik melebihi batas normal, goncangan ombak juga membuat penduduk di danau tak tenang. Pasalnya gelombang inilah yang justru membuat banyak barang rusak.

Tiang-tiang rumah juga dikhawatirkan akan terganggu karena dorongan gelombang. Setelah kondisi tersebut diamati ternyata satu persoal lainnya berada di Kali Jaifuri. Kali ini menjadi satu pintu keluar air danau menuju laut dan setelah diteliti ternyata di sisi muara kali mengalami penyumbatan.

Baca Juga :  Pj Bupati Sidak ke Sejumlah OPD

Ada banyak kayu gelondongan yang tertumpuk sehingga menghambat arus air dan ketinggian air menjadi lambat surut. Dari sinilah pemerintah bersama masyarakat di Kampung Yokiwa menyepakati untuk membersihkan titik muara kali. Masyarakat, para ASN, pemuda gereja, ormas termasuk TNI Polri berkumpul sejak pagi dan langsung mendengarkan arahan. Usai itu semua menuju bibir dermaga menaiki speedboat menuju lokasi muara.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya