alexametrics
31.7 C
Jayapura
Saturday, May 21, 2022

YPK Hadir Mengubah Peradaban Manusia Papua

MERAUKE-Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) telah genap 60 tahun hadir di Tanah Papua, tepatnya pada 8 Maret 2022. Yayasan ini operasional pertama pada 8 Maret 1962 dengan hadirnya SD YPK di Biak. Terkait dengan kehadiran YPK yang berulang tahun ke-60 itu, PSW YPK Merauke menggelar ibadah syukur di Gereja GKI Ottow Merauke, Selasa (8/3).

Hadir para guru dan kepala sekolah dari YPK Merauke baik TK, SD, SMP dan SMA-SMK. Ketua PSW YPK Merauke, Soleman Jambormias, S.Pd, M.Pd yang juga sebagai Kepala Sekolah SMA YPK Merauke itu mengungkapkan, kehadiran YPK di Tanah Papua adalah membantu banyak anak-anak Papua mengeyam pendidikan.

Karena hadir untuk mengubah peradaban manusia Papua saat itu. Soleman Jambormias menjelaskan, untuk di Merauke, PSW YPK Merauke mengelola 44 satuan pendidikan terdiri dari SD 30 sekolah, TK 8 sekolah, SMP 4 sekolah, SMA 1 sekolah dan SMK 1 sekolah.

Baca Juga :  Bantu Pendidikan Anak-anak di Perbatrasan  RI-PNG

Dengan adanya wacana untuk yayasan di Papua bisa mandiri,  menurut Soleman Jambormias bahwa yayasan yang ada di Papua tidak bisa disamakan dengan yayasan yang ada di luar Papua. ‘’Yayasan YPPK, Yapis dan YPK, YPPGI, Advent  tidak bisa disamakan dengan yayasan bonafit yang ada di  Jakarta dan sekitarnya. Karena justru anak-anak ekonomi lemah, masuk di sekolah-sekolah dari yayasan-yayasan ini,’’ jelasnya.

Karena itu, dia mengharapkan lewat UU Otsus yang mengakui keberadaan yayasan-yayasan ini tetap menjadi perhatian pemerintah. ‘’Pemerintah pusat saja memperhatikan yayasan ini lewat dana BOS.

Dia tidak pernah berpikir ini sekolah yayasan atau negeri. Kenapa kita yang ada di daerah, yang  ada dana Otsus, kita tidak memberikan dukungan kepada yayasan. Harapan saya kepada pemerintah daerah, mari bantu  kita untuk yayasan-yayasan ini, karena di dalamnya anak-anak negeri dengan ekonomi lemah yang harus ditolong,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Bupati: Hasil Laboratorium, Bau dari Peternakan HPP Masih di Ambang Batas   

Sementara itu, dalam memeriahkan HUT YPK ke-60 tersebut, Soleman Jambormias menjelaskan, selain menggelar pertandingan bola voli antar klub,  juga ada lomba nyanyi solo dan Yospan. ‘’Pada puncak HUT hari ini, kita gelar ibadah syukur,’’ pungkasnya.

Ibadah syukur itu di bawah tema dengan semangat hari jadi ke-60 tahun, YPK di Tanah Papua, kita mendorong perubahan dan meningkatkan kualitas pendidikan. (ulo/tho)    

MERAUKE-Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) telah genap 60 tahun hadir di Tanah Papua, tepatnya pada 8 Maret 2022. Yayasan ini operasional pertama pada 8 Maret 1962 dengan hadirnya SD YPK di Biak. Terkait dengan kehadiran YPK yang berulang tahun ke-60 itu, PSW YPK Merauke menggelar ibadah syukur di Gereja GKI Ottow Merauke, Selasa (8/3).

Hadir para guru dan kepala sekolah dari YPK Merauke baik TK, SD, SMP dan SMA-SMK. Ketua PSW YPK Merauke, Soleman Jambormias, S.Pd, M.Pd yang juga sebagai Kepala Sekolah SMA YPK Merauke itu mengungkapkan, kehadiran YPK di Tanah Papua adalah membantu banyak anak-anak Papua mengeyam pendidikan.

Karena hadir untuk mengubah peradaban manusia Papua saat itu. Soleman Jambormias menjelaskan, untuk di Merauke, PSW YPK Merauke mengelola 44 satuan pendidikan terdiri dari SD 30 sekolah, TK 8 sekolah, SMP 4 sekolah, SMA 1 sekolah dan SMK 1 sekolah.

Baca Juga :  Beberapa Hari Terakhir, Tidak Ada Penambahan Positif Corona

Dengan adanya wacana untuk yayasan di Papua bisa mandiri,  menurut Soleman Jambormias bahwa yayasan yang ada di Papua tidak bisa disamakan dengan yayasan yang ada di luar Papua. ‘’Yayasan YPPK, Yapis dan YPK, YPPGI, Advent  tidak bisa disamakan dengan yayasan bonafit yang ada di  Jakarta dan sekitarnya. Karena justru anak-anak ekonomi lemah, masuk di sekolah-sekolah dari yayasan-yayasan ini,’’ jelasnya.

Karena itu, dia mengharapkan lewat UU Otsus yang mengakui keberadaan yayasan-yayasan ini tetap menjadi perhatian pemerintah. ‘’Pemerintah pusat saja memperhatikan yayasan ini lewat dana BOS.

Dia tidak pernah berpikir ini sekolah yayasan atau negeri. Kenapa kita yang ada di daerah, yang  ada dana Otsus, kita tidak memberikan dukungan kepada yayasan. Harapan saya kepada pemerintah daerah, mari bantu  kita untuk yayasan-yayasan ini, karena di dalamnya anak-anak negeri dengan ekonomi lemah yang harus ditolong,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah akan Temui Presiden

Sementara itu, dalam memeriahkan HUT YPK ke-60 tersebut, Soleman Jambormias menjelaskan, selain menggelar pertandingan bola voli antar klub,  juga ada lomba nyanyi solo dan Yospan. ‘’Pada puncak HUT hari ini, kita gelar ibadah syukur,’’ pungkasnya.

Ibadah syukur itu di bawah tema dengan semangat hari jadi ke-60 tahun, YPK di Tanah Papua, kita mendorong perubahan dan meningkatkan kualitas pendidikan. (ulo/tho)    

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/