Masyarakat Adat Harus Diajak Duduk Bersama

‘’Saya tidak akan diam. Jadi, pak Kadis harus mengerti. Kami tidak terima kalau dilakukan dengan cara-cara seperti itu tanpa kompromi,’’ terangnya.

‘’Kami tidak akan menolak program pusat. Tapi mari hargai kami sebagai kepemilikan wilayah adat di sana. Mari kita duduk bersama. Kita harus berikan pemahaman yang riil, konkrit kepada masyarakat. Benefitnya apa dan daerah persebarannya kemana saja. Mayarakat ini harus mengerti. Jangan tiba-tiba program turun, sehingga masyarakat bigung dan terjadi penolakan. Begitu terjadi penolakan yang buat program mundur sehingga yang tadah di depan BP3OKP, MRP, DPR. Ini keliru dan tidak boleh terjadi,’’ terangnya. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  HUT DWP Kabupaten Yalimo Gelar Lomba Peragaan Busana Adat

‘’Saya tidak akan diam. Jadi, pak Kadis harus mengerti. Kami tidak terima kalau dilakukan dengan cara-cara seperti itu tanpa kompromi,’’ terangnya.

‘’Kami tidak akan menolak program pusat. Tapi mari hargai kami sebagai kepemilikan wilayah adat di sana. Mari kita duduk bersama. Kita harus berikan pemahaman yang riil, konkrit kepada masyarakat. Benefitnya apa dan daerah persebarannya kemana saja. Mayarakat ini harus mengerti. Jangan tiba-tiba program turun, sehingga masyarakat bigung dan terjadi penolakan. Begitu terjadi penolakan yang buat program mundur sehingga yang tadah di depan BP3OKP, MRP, DPR. Ini keliru dan tidak boleh terjadi,’’ terangnya. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Cakada Harus Ikuti Aturan yang Ada

Berita Terbaru

Artikel Lainnya